Lebanon Legalkan Ganja

99

For when you need to know about anything other than Covid-19…

Gambar: aljazeera.com

We get it. Done. No more corona at this point.

Well, is there anything else that we can talk about other than corona?
Of course there is. Contohnya… Lebanon yang baru aja melegalisasi ganja untuk kebutuhan medis. Dengan disahkannya kebijakan ini, Lebanon jadi negara Arab pertama yang melegalkan ganja untuk alasan medis.

Whoaaa weird timing.
Yhaaa nggak juga, karena kebijakaan ini udah direkomendasikan sama para pengamat ekonomi Lebanon sejak jauh-jauh hari. Nah, Selasa kemarin, akhirnya parlemen Lebanon memutuskan untuk mengesahkan peraturan yang melegalkan ganja ini.

Alasannya apa kok ujug-ujug disahkan?
Yha nggak ujug-ujug juga sih gengs, karena emang ganja ini tumbuh subur di Lebanon, khususnya di suatu kawasan,  namanya Lembah Bekka. Nah, dalam aturan yang lama, menanam dan memelihara ganja ini ilegal. Namun di bawah aturan yang sekarang, penanamannya bakal lebih diatur. Selain itu, the economy factor…

What about it?
Jadi sejak tahun lalu, ekonomi Lebanon emang lagi ampun-ampunan jatuhnya dan ditambah dengan si wabah *teeeeet sensor!*, ekonomi Lebanon udah di ambang collapse. Karena itu, para pendukung legalisasi ganja ini menyebut bahwa dengan dibolehkannya ganja, maka pemasukan yang masuk ke negara bisa mencapai US$1 miliar tiap tahun. Belum lagi potensi ekspornya yang gede, secara katanya, kualitas ganja Lebanon ini terbaik di dunia.

HA. HA. HA. 
LOL. Tapi selain faktor ekonomi, ada juga faktor tradisi di mana masyarakat Lebanon emang udah membudidayakan tanaman ganja selama kurang lebih selama 100 tahun. Bahkan, pada 1975-1990, pas Perang Sipil, Lebanon memproduksi 80 persen hashish dunia (kayak semacam cokelat/permen/dodol dari ganja) yang walaupun ilegal, namun produknya bisa ditemuin di berbagai negara di Eropa. Jadi, mereka jualan, termasuk ngekspor secara ilegal. Terus, setiap tahunnya ada sekitar 3.000 sampe  4.000 orang ditangkap terkait kejahatan narkoba di sana.

Whew. Alrite, anything else?
Meski berpotensi meningkatkan pemasukan negara, namun banyak pengamat yang menilai kebijakan ini bisa aja nggak efektif karena Hizbullah, kelompok Islam Syiah di Lebanon, menentang aturan ini. Hal ini karena sebenernya Hizbullah adalah kelompok yang justru banyak diuntungkan dengan adanya penyelundupan ganja.