Jumlah Pemakaman di DKI Jakarta Meningkat

90

What number has increased due to coronavirus?

Gambar: detik.com

The number of my weight, thanks for asking.
Lol, not that. Tapi sesuatu yang bikin kamu bertanya-tanya…

OK. Apa tuh?
Jadi apparently, berdasarkan data statistik dari Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta, jumlah pemakaman di Jakarta pada Maret kemarin angkanya mencapai 4.400 prosesi. Angka ini adalah yang tertinggi kalo diitung per bulan sejak Januari 2018 dengan angka lonjakan sebesar 40 persen.

Whooaa… Is it because of coronavirus?
Belum tau juga yhaa tapi sih Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Baswedan dan beberapa ahli kesehatan juga udah curiga bahwa jumlah kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19 itu lebih gede daripada yang dilaporin.

Gimana emang kata Pak Anies?
“It is extremely disturbing,” gitu kata Pak Anies dalam keterangannya minggu lalu. Pak Anies bilang, dia juga lagi berusaha nyari tahu kalo-kalo ada alasan lain di balik fenomena tersebut, selain angka kematian akibat Covid-19 yang nggak terlaporkan. Hal ini nggak lain karena Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka tes corona terendah di dunia.

I don’t like what I am about to hear…
Us, too. Tapi ya gitu. So far, Indonesia baru melakukan tes terhadap 7.621 orang. Terus, ada sebanyak 2.274 orang yang positif corona, dan ada 198 orang yang meninggal karena wabah tersebut. Ada pun korban meninggal terbanyak ada di DKI Jakarta, dengan total kasus 1.028, dan jumlah yang meninggalnya ada 89 orang. FYI juga, Indonesia adalah negara dengan angka kematian akibat corona terbesar di Asia, selain China.

I see, anything else?
Well, masih kata Pemprov DKI, saat ini staf di rumah sakit yang menangani pasien corona udah melakukan tindakan pencegahan atas 438 jenazah yang diduga meninggal akibat corona sejak 6 Maret hingga 2 April ini. Adapun tindakan pencegahan ini maksudnya adalah para staf RS memastikan bahwa jenazah telah didisinfeksi dahulu, sebelum dikebumikan.