Elizabeth Warren Supports Biden

76

For when you say “I do” to a proposal…

Gambar: cnn.com

Elizabeth Warren would accept Joe Biden’s VP nod.
Yep, kita lagi ngomongin soal Pilpres Amerika Serikat ni gengs. Jadi baru-baru ini, Partai Demokrat baru aja nentuin siapa calon kandidat presiden dari partainya, yaitu Joe Biden.

I heard about him.
Of course, dong. Selain merupakan mantan wakil presiden di era Barack Obama, nama Biden juga cukup rame disebut sepanjang tahun lalu karena terkait dengan drama-drama impeachment Trump. Now that those days are in the past, Biden is eyeing on the future, aka winning the race to the America’s commander in chief aka presiden.

Go on.
Biden hampir dipastikan bakal jadi calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat setelah berhasil mengalahkan lawan-lawannya di konvensi partai tersebut. Nah, salah satu lawan Biden yang kini udah nge-endorse beliau untuk jadi capres adalah senator dari Massachusetts, Elizabeth Warren. Speaking of Warren, kemarin dia bilang, kalo Biden ngajak dia untuk jadi cawapres, dia bakal mengiyakan.

Kayak aku kalo tiba-tiba diajak nge-date sama gebetan ya…
Tossss. Jadi kata Warren, secara dia udah gak jadi bacapres, dia mau aja mendampingi Biden sebagai cacwapres, toh mereka berdua punya tujuan yang sama…

Tuh kan, itu aku banget sama si dia.
Hiks… WFH jadi kebanyakan curcol ya, kak? Tujuan yang dimaksud sama Warren ini adalah tujuan dalam membangun Amerika Serikat yang baik bagi semua warganya. Karena itu, Warren bilang bahwa dia bakal membantu “in any way I can”. Gitu.

Ooh. Terus emang Joe-nya mau?
Masih pilih-pilih. Tapi yang pasti, Joe bilang bahwa dirinya bakal mencari cawapres perempuan, dan dia juga terbuka untuk memilih salah satu mantan pesaingnya di Demokrat. Nah, di Konvensi Partai Demokrat itu ada tiga cewek gengs, yaitu Amy Klobuchar, Kamala Harris, dan Elizabeth Warren.

Can you guess whom he would choose? Kok jadi kayak The Bachelor?!