Alat Tes Swab Tiba

93

When you can’t wait to unbox a new package that just arrived…

Gambar: tempo.co

Our medical staff can relate…

Huh, what do you mean?
Jadi gini gengs, alat swab tests atau Polymerase Chain Reaction (PCR) lab kit udah dateng di Indonesia, jauh-jauh dari Roche, Swiss. Alat tes ini katanya lebih akurat dibanding rapid test yang selama ini dipake untuk mendeteksi virus corona. Cara memeriksanya itu dengan mengambil sampel cairan dari saluran pernapasan kita, terus peneliti di lab bakal nyari genom virus di cairan yang diambil tadi.

Sounds good. When did it arrive?
Just this Tuesday. Ada beberapa alat tes swab yang dipesen oleh Kementerian BUMN. Alat-alatnya adalah dua unit Magnapure 96, dua unit Lightcycle 480, dan 13 unit Lightcycle 96. Terus, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, bilang dengan alat-alat ini, pihaknya menjadi punya kapasitas untuk melakukan 10.000 tes PCR per hari dan akan didistribusikan ke 12 provinsi di Indonesia.

I see… bakal efektif gak nih?
Well, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto bilang kalau hasil uji swab yang selama ini memakan waktu lama is the main cause dari banyaknya pasien yang meninggal karena corona. Karena hasilnya lama, tenaga medis jadi ragu harus ambil tindakan apa, jadinya ngga optimal. So, beliau nyaranin pemerintah untuk melakukan rapid test PCR dan Genexpert PCR.

What’s that?
Jadi, menurut pak Slamet, Genexpert itu sering dipake untuk ngetes penyakit tuberculosis (TB). Kalau alat ini juga digunakan untuk tes corona, kita cuma butuh waktu 45 menit untuk tahu hasil labnya, apakah positif corona atau gak.  Terus, Pak Slamet minta pemerintah untuk beli alat ini juga, supaya gak ganggu para tenaga medis untuk nanganin pasien TB.

Oo gituu… and then?
Menteri BUMN Erick Thohir juga bilang kalau pemerintah lagi nyiapin 10 laboratorium untuk pemeriksaan virus corona, dengan target pemeriksaan 1.000 tes per hari. Not only that, he said that mereka juga lagi nyiapin 2.411 tempat tidur di 35 rumah sakit BUMN.

Whooaa… anything else?
Oh iya, ternyata ngga cuman dari Swiss, pada 5 April lalu, juga ada 50 ribu alat PCR yang dateng ke Indonesia dari  perusahaan elektronik asal Korea Selatan, LG Group. 

Thanks Oppa! *eh…