Update Corona di Indonesia, Partai Demokrat, Percobaan Vaksin Corona, The Colvin Brothers, Gubernur Kalimantan Barat

161

Hello, it’s Tuesday. Welcome back.

It’s another day of work-from-home for us at Catch Me Up! headquarter.
We’ve been trying to stay active indoors, and been trying to maintain our diets healthy and balanced while checking up daily on our loved ones.

How’s your Day 2 of WFH so far? If you’re still trying to figure out where the mute button is on your video-conference meeting, well, keep looking. But, if you still have to be at the office today, just don’t forget to put on your masks, bring your hand sanitizer, and always remember your new mantra: social distancing.

Today, we’ll still be talking about the coronavirus. We will bring you the latest updates from home and all over the world on how to contain the pandemics. Wash your hands for 20 seconds and scroll down…


Gambar: detiknews

Let’s start with home. Here. 

  • Per Senin kemarin, angka penderita corona di Indonesia adalah 134 orang yang dinyatakan positif, delapan orang sembuh, dan lima orang meninggal dunia. Angka ini menunjukkan adanya penambahan sebanyak 17 kasus dibanding hari sebelumnya yang mencatat 117 kasus.
  • Kemarin, pemerintah juga mengumumkan ada tiga orang pasien corona yang sembuh yaitu pasien nomor 1, 2, dan 3. Kata pemerintah, ketiga pasien ini juga udah diperiksa dua kali berturut-turut dan emang bener-bener udah nggak ada lagi virus di tubuhnya.
  • Majelis Ulama Indonesia aka MUI baru aja mengeluarkan fatwa terkait ibadah salat Jumat. Dalam fatwanya itu, MUI menyebut bahwa setiap orang Islam yang ada di daerah berisiko tinggi tertular corona diperbolehkan untuk meninggalkan salat Jumat dan menggantinya dengan salat Zuhur biasa.
  • Pak Jokowi dan Ibu Iriana udah melakukan tes corona. Hasilnya? Tanya sama yang ngetes.

Okay, now let’s go abroad…

  • Tadi malam, Presiden AS Donald Trump baru aja mengeluarkan imbauan yang meminta warganya untuk nggak kumpul-kumpul dengan jumlah lebih dari 10 orang. Selain itu, Trump juga minta warganya untuk menghindari bar, restoran, food court, dan jangan traveling dulu, if possible.
  • Malaysia baru aja mengumumkan bahwa negaranya bakal melakukan lockdown nasional selama dua minggu, yaitu sejak Rabu besok sampe akhir bulan. Saat ini, Malaysia telah mendeteksi 566 kasus corona, dan jadi negara Asia Tenggara dengan angka corona tertinggi.
  • Kanada tadi malam juga baru aja mengumumkan bahwa negaranya nggak bakal menerima pengunjung dari negara lain. Dalam konferensi persnya, PM Kanada Justin Trudeau bilang bahwa untuk saat ini, yang boleh masuk ke Kanada hanyalah warga negaranya dan pemegang permanent residency di Kanada. Meski begitu, kebijakan ini nggak berlaku buat kru pesawat, diplomat, dan keluarganya.
  • Transportasi penerbangan dan kereta yang menghubungkan Spanyol dan Portugal akan dihentikan sementara—sampe tanggal 15 April. Hal ini merupakan satu dari upaya kedua negara dalam menghindari penyebaran corona yang di Eropa.
  • Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa negaranya per hari ini bakal menutup semua perbatasan. Selain itu, di dalam negeri, pemerintah Prancis juga melarang adanya kumpul-kumpul, termasuk kumpul sosial atau keluarga.
  • Per kemarin, WHO telah mengirimkan 150 juta alat tes corona ke sekitar 120 negara. Dalam keterangannya, WHO menekankan pentingnya melakukan tes dan isolasi diri. Menurut Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, cara paling efektif dalam menanggulangi corona adalah dengan menghentikan penularannya, yaitu dengan melakukan tes dan isolasi. In his words, “You cannot fight a fire blindfolded and we cannot stop this pandemic if we don’t know who is infected.” Gitu katanya.
  • Mesir akan menghentikan dulu semua penerbangan dari dan ke negaranya. Saat ini, Mesir menjadi negara dengan kasus corona terbanyak di Afrika, yakni 110 kasus.

That’s it for today, and we’ll update you again tomorrow.


For when you think “buah nggak jatuh jauh dari pohonnya…”


Gambar: Tribunnews.com

You are right.
Over the weekend kemarin, Partai Demokrat menggelar kongres di Jakarta untuk menentukan ketua umum baru yang akan menggantikan Ketum Demokrat sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono aka SBY aka Pepo.

Terus siapa pengganti Pepo?
Anaknya sendiri aka Mas Agus Harimurti Yudhoyono aka AHY. Jadi dalam kongres yang digelar selama satu hari aja itu, Mas Agus resmi jadi ketum baru Demokrat untuk periode 2020-2025.

Gimana ceritanya kok bisa kepilih?
Jadi Mas Agus dipilih secara aklamasi oleh para kader Demokrat yang punya hak suara di kongres dan berjumlah 604 orang. Emang sebelumnya, Mas Agus ini dibilang udah ngantongin dukungan dari 90 persen pemilik suara itu.

Well then, any words from him?
AHY? Yes of course. Dalam pidato pertamanya setelah jadi ketua umum, AHY menjelaskan soal 10 program utamanya selama masa bakti 2020-2025. Beberapa hal yang termasuk ke dalam program itu di antaranya adalah terkait peningkatan SDM, menjaring suara anak muda, memodernisasi partai, sampe menyukseskan pilpres dan pileg di tahun 2024 mendatang.

What about Pak SBY?
He also delivered his last speech as chairman. Kata Pak SBY, dia yakin di bawah kepemimpinan Demokrat yang sekarang, masa depan partai berlambang bintang mercy itu akan makin cerah. SBY juga yakin bahwa kader-kadernya itu punya visi, kompetensi, dan komitmen yang kuat untuk membesarkan partai.

Do they say anything about the coronavirus, though?
Yep. Pak SBY bilang, Indonesia harus serius dan sigap dalam mengambil langkah nyata dalam melawan corona. Beliau juga menyampaikan bahwa menurut pengamatannya, penanganan virus corona secara global belum maksimal, padahal virus menyebar melalui interaksi antar manusia. Gitu katanya.


What are people feeling hopeful about?

Gambar: The Guardian

This coronavirus vaccine trial.
Kemarin, Amerika Serikat untuk pertama kalinya melakukan percobaan atas vaksin corona.

Sounds great! Terus terus…
Jadi percobaan ini dilakukan atas 45 orang sukarelawan muda dan sehat yang diberi suntikan vaksin virus corona dengan dosis yang beda-beda. Tenang aja gengs, karena menurut para peneliti, there is no way para sukarelawan ini terjangkit corona, karena emang nggak ada virusnya. Percobaan ini dilakukan murni untuk ngeliat potensi efek samping dari vaksin tersebut.

So, are we going to get any vaccine in the near future?
Well, we’re probably gonna wait a little longer for around a year or 18 months. Begitu. Menurut para ahli, segitu waktu yang dibutuhkan untuk bener-bener memvalidasi.

So in the meantime…
In the meantime, really, just stay at your home and wash your hands very frequently. Saat ini nggak cuma AS, tapi at least ada 35 institusi, baik perusahaan farmasi maupun kampus yang lagi kejar-kejaran sama waktu untuk segera menemukan vaksin corona. Para ilmuwan juga lagi berusaha mengembangkan vaksin yang bisa diproduksi lebih cepat, bahkan yang temporary, yang cuma bertahan satu sampe dua bulan untuk melindungi warga juga gpp, yang sambil upaya pengembangan untuk yang bertahan lama terus dikembangkan.

So, do we have any medicine or whatsoever?
So far sih belum ada. Di China, para ilmuwan menggunakan gabungan dari obat HIV dan obat yang lagi dikembangkan untuk menyembuhkan ebola, namanya Remdesivir. Selain itu, untuk menjaga imunitas tubuh biar nggak terpapar virus corona, Pak Jokowi sih minum jamu sehari tiga kali.


For when you think you can make some profits from the coronavirus…

Gambar: The New York Times

You might want to think twice.
Meet, The Colvin brothers asal Tennesse, Amerika Serikat, yang melihat “peluang” dari mewabahnya virus corona di AS. Peluang ini, nggak lain nggak bukan, adalah untuk menimbun stok hand sanitizer, masker, dan tisu antibakteri untuk dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi. Jadi nggak lama setelah pemerintah AS mengumumkan korban meninggal pertama atas kasus corona yang terjadi di awal bulan Maret lalu, dua orang kakak beradik ini langsung keliling supermarket yang ada di daerahnya untuk ngeborong barang-barang tadi.

Soon enough, keduanya punya lebih dari 17 ribu botol hand sanitizer yang mereka beli dengan harga sekitar US$1-US$2, tapi kemudian bisa dijual lagi di Amazon dan eBay dengan harga US$30. Mr. Colvin juga bilang bahwa dia udah berhasil menjual masker yang per boxnya berisi 50 lembar dengan harga US$40 sampe US$50, padahal dia belinya cuma US$3.50 aja. Praktek ini kemudian ketauan sama Amazon dan akun mereka kemudian ditutup so they’re like…”what are we going to do with theeeese?” 

Setelah banyak diliput media dan menerima kecaman dari masyarakat, keduanya memutuskan untuk mendonasikan stok barang-barang mereka ke gereja setempat. But, keduanya bakal teteup menghadapi ancaman hukum karena di Tennesse ada aturan yang melarang price-gauging aka mark-up harga.

Tsk tsk..


“Silakan kalau mau ke luar negeri, tapi jangan pulang lagi.”

Kata Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji dalam keterangannya hari Minggu (15/3). Pak Gub sendiri KZL gara-gara dia udah berkali-kali mengimbau warganya untuk jangan ke luar negeri dulu, tapi masih aja ada yang cabs. FYI, saat ini ada satu pasien positif, empat pasien diisolasi, dan 110 orang yang tengah dalam pengawasan atas corona di Kalbar.

NP: Sadis by Afgan…


Love Letter Catch Up!

Catchers: Halo kaka-kaka di Catch me up! , sebelumnya terimakasih sudah memberikan berita yg sangat informatif kepada kami para pembaca, selanjutnya bolehkah mengajukan sebuah permintaan, mengingat sekarang di Indonesia sedang ‘genting’ Covid-19, bisakah memberikan update mengenai Covid-19 di rutinkan setiap hari? (Seperti; jumlah kasus yg bertambah setiap hari, penambahan fasilitas lokasi isolasi, panduan khusus dari pemerintah ataupun ‘sejeleknya’ tiba-tiba diadakan lockdown. Bisakah informasi tersebut di update setiap hari oleh Catch me up! ? Jika bisa, saya pribadi akan sangat berterimakasih fan sepertinya para pembaca juga akan sangat positif responnya. Terimakasih CMU!

Catch Me Up! HQ: Hi there, kami akan terus coba ngasih informasi mengenai Covid-19 di newsletter Catch Me Up! setiap pagi. Meanwhile kamu juga bisa follow Twitter @catchmeupid untuk ngikutin perkembangan terbaru seputar isu tersebut. Thread-nya bisa dibaca mulai dari sini. Oh ya, selain itu kamu juga bisa cek live monitoring Covid-19 by Catch Me Up! di file ini. Jangan lupa untuk nge-share informasi-informasi ini ke temen-temen kamu ya. Stay safe, stay strong.

-Qowi-

(Our most favorite part of the day is to know what you think about our newsletter. Thus, we have created this section where you can ask our founder (Haifa), co-founder (Amri), and our COO (Qowi) anything about Catch Me Up! Shoot away your questions here and get a chance to be featured. See you again tomorrow!)


Catch Me Up! Recommendations

If you need more guides on what to do for the next 24 hours now that you’ll be staying at home… check this out.