Polisi India Tegur Warga yang Bandel Keluar Rumah Pakai Helm Corona

103

What’s more random than your ex who suddenly texts you during this #dirumahaja time?

Gambar: CNN

This coronavirus-themed helmet.
Kamu punya helm yang ada rambut gimbalnya? Atau ada duri-durinya? Atau kacanya suka tiba-tiba jatoh pas lagi di gejlukan? Lewat semua deh, sama: helm model virus corona.

Hah apa sih tuh?
Yep, jadi kamu pasti udah tau bahwa minggu lalu, India baru aja mengumumkan bahwa negaranya menjalankan kebijakan karantina nasional, meaning satu negara bakal bener-bener di-lockdown.

Iya tau… Terus?
Nah dalam prakteknya, ternyata banyak warga yang masih keluar rumah, makanya ada seorang inspektur polisi di Chennai, India (bukan inspektur Vijay namanya gengs) yang punya cara kreatif untuk minta warga nggak keluar-keluar; yaitu dengan pake helm yang bentuknya kayak virus corona.

Yaampuuun….
Yha gitu deh. Jadi inspektur polisi yang namanya Rajesh Babu ini kemudian sering pake helmnya dan ngeberhentiin orang-orang yang masih keluar rumah sambil bilang, “Kalo lo keluar-keluar, gue yang masuk neh,” khususnya ke orang yang keluar dengan nggak pake masker.

Dapet dari mana deh helm begituan?
Dibikinin sama seorang seniman lokal, namanya B Gowtham. Jadi ide awalnya, Gowtham nyadar bahwa walaupun pemerintah udah memberlakukan kebijakan lockdown, namun banyak warga yang masih keluar rumah. Karenanya dia mikir bahwa kalo warga ini ngeliat sendiri wujud virusnya kayak apa, ya mereka bisa takut, lah.

OK. I heard there are also some issues about India’s national lockdown…
Yep, there are, secara kan Perdana Menteri India Narendra Modi ngedadak banget tuh ngumumin national lockdown-nya. Jadi, kebijakan tersebut diumumin pada Kamis minggu lalu, dan langsung berlaku hari itu juga, jam 12 malam (jarak waktu dari pengumuman ke berlakunya aturan cuma empat jam gengs). Hal ini tentunya bikin banyak warga yang caught off guard. Karena malam itu juga sarana transportasi langsung berhenti, banyak warga migran di seluruh India yang terlantar dan kelaparan. Polisi di sana juga banyak yang tertangkap kamera lagi mukulin orang yang ketauan keluar rumah. Terkait kekacauan ini, kemarin Modi menyampaikan permintaan maafnya dan bilang bahwa tindakan tegas perlu diambil dalam situasi kayak gini.