Ini Kota-Kota di Indonesia yang Terancam Tenggelam di 2050

139

What are the scientists warning us about?

Gambar: Kompas

Kenaikan permukaan air laut.
You’ve heard it for a thousand times, and you’re gonna hear it again: Jakarta bakal tenggelam di tahun 2050 mendatang, gengs.

Yea I heard it. Anything new?
Well, minggu lalu, Greenpeace bilang bahwa selain Jakarta, dua kota lain di Indonesia yang juga berpotensi tenggelam adalah Surabaya dan Semarang. Selain itu, kota-kota lain yang ada di Pantura kayak Tegal dan Pekalongan juga menghadapi ancaman yang sama.

Jadi di Jawa aja?
Nggak juga. Masih menurut data Greenpeace, kota di luar Jawa yang juga berpotensi tenggelam adalah Banda Aceh. Hal ini didukung oleh hasil penelitian oleh Unsyiah yang memprediksi bahwa di tahun 2050 mendatang, tiga persen dari wilayah Banda Aceh akan tenggelam.

Ouch. Why tho?
Couple reasons, di antaranya adalah naiknya permukaan air laut yang disebabkan oleh eksploitasi air tanah yang berlebihan. Ya kan kalo air tanahnya disedot terus, tekanan dan volume tanah juga bakal berubah dan bikin permukaan tanah makin turun. Hal-hal lain kayak reklamasi dan pembangunan di kawasan pesisir yang sembarangan juga bikin permukaan air laut ini makin naik.

Terus kita harus gimana?
Kata Greenpeace sih, pemerintah Indonesia harus mengkaji ulang rencana tata ruang di kawasan pesisir dengan mempertimbangkan pemulihan kualitas lingkungan hidup, pelestarian ekosistem, dan pengurangan risiko bencana. Greenpeace menyebut bahwa hal ini penting banget demi mengurangi kerugian ekonomi dan sosial akibat tenggelamnya sebuah kota, perubahan iklim dan perusakan lingkungan.

I see. Anything else I should know?
Yep, selain kota-kota di Indonesia tadi, beberapa kota lain di seluruh dunia kayak Lagos, Houston, Dhaka, Venice, Virginia Beach, Bangkok, New Orleans, Rotterdam, Alexandria, dan Miami juga berpotensi tenggelam dalam beberapa dekade ke depan.