AS Melakukan Percobaan Vaksin Corona Kepada 45 Sukarelawan

175

What are people feeling hopeful about?

Gambar: The Guardian

This coronavirus vaccine trial.
Kemarin, Amerika Serikat untuk pertama kalinya melakukan percobaan atas vaksin corona.

Sounds great! Terus terus…
Jadi percobaan ini dilakukan atas 45 orang sukarelawan muda dan sehat yang diberi suntikan vaksin virus corona dengan dosis yang beda-beda. Tenang aja gengs, karena menurut para peneliti, there is no way para sukarelawan ini terjangkit corona, karena emang nggak ada virusnya. Percobaan ini dilakukan murni untuk ngeliat potensi efek samping dari vaksin tersebut.

So, are we going to get any vaccine in the near future?
Well, we’re probably gonna wait a little longer for around a year or 18 months. Begitu. Menurut para ahli, segitu waktu yang dibutuhkan untuk bener-bener memvalidasi.

So in the meantime…
In the meantime, really, just stay at your home and wash your hands very frequently. Saat ini nggak cuma AS, tapi at least ada 35 institusi, baik perusahaan farmasi maupun kampus yang lagi kejar-kejaran sama waktu untuk segera menemukan vaksin corona. Para ilmuwan juga lagi berusaha mengembangkan vaksin yang bisa diproduksi lebih cepat, bahkan yang temporary, yang cuma bertahan satu sampe dua bulan untuk melindungi warga juga gpp, yang sambil upaya pengembangan untuk yang bertahan lama terus dikembangkan.

So, do we have any medicine or whatsoever?
So far sih belum ada. Di China, para ilmuwan menggunakan gabungan dari obat HIV dan obat yang lagi dikembangkan untuk menyembuhkan ebola, namanya Remdesivir. Selain itu, untuk menjaga imunitas tubuh biar nggak terpapar virus corona, Pak Jokowi sih minum jamu sehari tiga kali.