Trump Mengumumkan Perpanjangan Masa Travel Ban

82

What’s just getting an extension?

Gambar: The Guardian

Definitely not my eyelash.

Ya emang bukan, tapi kebijakan travel ban-nya Presiden AS, Donald Trump.

Huh?

Iya jadi minggu lalu, pemerintahannya Trump baru aja mengumumkan perpanjangan masa travel ban aka larangan bepergian buat warga dari negara-negara tertentu ke Amerika Serikat. Dengan adanya ketentuan ini, warga negara dari list yang dikenakan larangan bepergian tadi bakal nggak dikasih visa untuk masuk ke AS.

I am not really following the issue.

That’s why we’re here. Jadi awalnya pas masi era kampanye Pilpres di tahun 2016 lalu, Trump emang bikin janji kampanye yang bunyinya, in his words: “total and complete shutdown of Muslims entering the United States”. Nah, setelah beneran kepilih, Trump pun menunaikan janjinya itu dengan mengeluarkan executive order yang melarang masuk bagi warga dari tujuh negara mayoritas Muslim yaitu Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman.

Ok. Terus…

Nah yaudah, sepanjang berlaku sejak tahun 2017 sampe sekarang, aturan ini sebenernya banyak menerima tantangan baik secara legal (banyak yang ngegugat), maupun sosial (banyak warga AS yang turun ke jalan untuk memprotes kebijakan ini) dan juga hashtag-hashtag di socmed, kayak #NoMuslimBan #NoBanNoWall, dll…

I am reading…

Nah sekarang, travel ban ini dikenakan nggak cuma buat tujuh negara tadi aja, tapi juga ada beberapa negara tambahan yaitu Nigeria, Myanmar, Eritrea, Kyrgyzstan, Sudan dan Tanzania. Hal ini of course bikin kaget donk, secara Nigeria adalah salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Afrika.

Kenapa negara-negara ini yang dapet travel ban?

Kalo keterangan dari pemerintahannya Trump sih karena negara-negara tersebut menunjukkan “ketidakinginan” dan “ketidakmampuan” dalam memenuhi standar keamanan. Disebutkan juga bahwa negara-negara tadi nggak ngasih informasi yang cukup terkait data kriminal dan terorisme, dan sistem e-paspornya juga lemah.

I am still reading…

Nah, tapi beda sama negara-negara yang kena travel ban sebelumnya, list negara baru ini masih boleh masuk ke AS kalo pake visa turis, bisnis, atau jenis visa lainnya, yang penting non-immigration visa. Selain itu, warga negara yang high-skilled dan udah punya visa AS sebelum kebijakan ini berlaku juga masih boleh lanjut masuk ke Negeri Paman Sam.

I see. Anything else I should know?

Kayak biasa, kebijakan Trump kali ini juga menuai pro dan kontra, terutama karena bentar lagi AS bakal pemilu, dan Trump lagi menghadapi tantangan pemakzulan. Menanggapi hal ini, anggota DPR yang juga calon capres asal Partai Demokrat Elizabeth Warren bilang kebijakan ini rasis dan xenophobic terhadap warga Muslim.