Sebanyak 42.000 Lebih Warga China Terinfeksi Virus Corona

102

What’s getting more concerning…

Gambar: kumparan

The Coronavirus.

More and more updates on coronavirus, di mana per Senin kemarin, jumlah korban jiwa akibat coronavirus udah mencapai lebih dari 1.000 orang.

Hah serius?

Yep. Jadi baru-baru ini, pihak otoritas China meng-confirmed 2.478 kasus baru terkait warganya yang terkena corona. Dengan tambahan tadi, jumlah total pasien yang terinfeksi coronavirus di China udah mencapai 42.638 orang. Senin kemarin juga adalah untuk yang pertama kalinya jumlah pasien yang meninggal akibat coronavirus mencapai 100 orang dalam satu hari.

Any other developments from the mainland China?

Yep, a couple. First, adalah kemunculan Presiden China Xi Jinping untuk pertama kalinya sejak wabah coronavirus melanda negaranya. Dalam kunjungannya ke sebuah rumah sakit di Beijing, Xi yang dateng pake masker itu menyampaikan bahwa warga China harus berani menghadapi “battle” ini karena rakyatnya itu bakal menang, eventually. Xi juga nggak lupa menyampaikan rasa bela sungkawanya terhadap korban meninggal dan bilang bahwa pemerintah bakal mengambil langkah tegas dalam menghadapi wabah ini.

What else?

Senin kemarin, tim ahli dari WHO juga udah mendarat di China untuk ikut menginvestigasi wabah coronavirus. Rencananya, tim ini akan diisi oleh 10 sampe 15 orang ahli di bidang penyakit menular dan pernapasan.

And then?

Well, sejak Senin kemarin, China udah mengakhiri masa libur tahun barunya yang sebenernya udah diperpanjang jadi 10 hari. Meski pun masa liburan resmi udah berakhir, namun banyak perusahaan yang meminta warganya untuk kerja dari rumah. Sedangkan untuk mereka yang mau lanjut kerja, maka para karyawan wajib pake masker dan ga boleh menggelar meeting untuk meminimalisir kemungkinan penularan.

Anything else I need to know?

Seorang dokter asal China, namanya dr. Zhong Nanshan, Selasa kemarin mempublikasikan studi terbaru yang isinya menyebut masa inkubasi coronavirus ternyata lebih lama dibandingkan laporan resmi sebelumnya, yaitu 24 hari, alias 10 hari lebih lama dari yang ditetapkan berbagai organisasi kesehatan, which is 14 hari.