Politik Malaysia Bergejolak, Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad Mengundurkan Diri

101

Hello Tuesday! It’s finally pay day! and in case you’ve been looking forward to hear about the biggest drama of the week…

Gambar: malaymail

What drama?
Well, kemarin, Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad baru aja mengundurkan diri dari jabatannya.

I know, but… what happened? 
Jadi gini gengs, over the weekend kemarin, suasana politik di kampungnya Upin dan Ipin itu emang lagi bergejolak dikarenakan oleh sebuah… meeting.

I am really gonna need some background…
You got it, but like, get ready for probably the craziest political story in SEA (as if we in SEA were not crazy enough,*wink* Duterte *wink*) aaanyway, everything back to tahun 2018 lalu pas Malaysia menggelar pemilu. Di pemilu itu, meet, dua koalisi yang memperebutkan kursi perdana menteri. Pertama adalah koalisi Barisan Nasional aka BN, dan kedua adalah Pakatan Harapan aka PH.

Heard of ‘em but go on…
Nah, koalisi BN ini mengusung Perdana Menteri incumbent, Najib Razak untuk jadi Perdana Menteri, sedangkan PH mengusung Mahatir Muhamad. This is where things start getting more interesting karenaaa, koalisi PH itu dipimpin sama tokoh oposisi Malaysia sepanjang masa, Anwar Ibrahim. Meanwhile, Mahatir Muhamad is like 95 years old, dan beliau pernah menjabat sebelumnya sebagai perdana menteri. Dari UMNO aka BN. Aka lawan politiknya Anwar Ibrahim. DULU.

Terus kenapa interesting?
Yha secara di pemilu 2018 itu, Mahatir ngelawan anak didiknya sendiri, Najib Razak. Sedangkan beliau maju dari koalisi yang dipimpin Anwar Ibrahim, yang pas era kepemimpinannya yang pertama, (di kita lagi jaman Pak Harto), Anwar adalah lawan politik bebuyutannya Mahatir (Think of: tiba-tiba di 2024 nanti, Pak Prabowo nyapres dari PDIP, sedangkan lawannya adalah Fadli Zon yang didukung Gerindra. Gitu, kira-kira).

Got it. Terus-terus…
Nah udah kan. Pemilu deh tuh. Waktu itu, secara Mahatir udah berumur 94 tahun, dia kemudian bilang bahwa dia bakal jadi PM selama dua tahun aja. Abis itu, dia bakal menyerahkan kekuasaan ke Anwar Ibrahim, yang, mind you, been his political rival for yearsssss (sebelum akhirnya mereka gabung buat ngalahin Najib).

Go on…
Nah, ternyata Mahatir yang didukung Anwar menang. Beliau kemudian menjabat sejak 2018 dan walaupun udah bilang bakal ngasih tampuk kepemimpinan ke Anwar Ibrahim, tapi Mahatir nggak bilang kapan waktu pastinya. Beliau cuma bilang, “nanti, kalo kondisi Malaysia udah makin baik…” teruuus jawab gitu sampeee last weekend happened.

what happened?
Well, remember the word “coalition”? Meaning pemerintahan di Malaysia, baik BN maupun PH sama-sama terbentuk dari gabungan beberapa partai. Nah, weekend kemarin, diketahui bahwa ada beberapa politisi dari BN dan PH yang ketemuan dan meeting di sekitar KL. Hal ini kemudian memunculkan spekulasi terkait pecahnya kedua koalisi dan kemungkinan akan dibentuknya pemerintahan baru untuk menjegal majunya Anwar sebagai PM (who, supposedly, bisa menjabat sekarang secara kan Mahatir udah menjabat selama dua tahun).

Whoaaa!!!
We know, right? Nah, besoknyawhich was Senin kemarin, Mahatir mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi PM. Terus partainya beliau yang ada di koalisi PH, namanya PPBM aka Partai Pribumi Bersatu Malaysia juga menyatakan mundur dari koalisi. Dengan mundurnya PPBM ini, maka PH nggak bisa membentuk pemerintahan karena mereka minimal harus punya 112 kursi, sedangkan dengan keluarnya PPBM, jumlah kursi yang dimiliki PH cuma tinggal 104 kursi lagi.

I see…
Yha dengan lepasnya kursi pemerintahan, peluang Anwar Ibrahim untuk lanjutin pemerintahan Mahatir sebagai Perdana Menteri bakal makin terjal. Belum lagi, PPBM juga bilang bahwa seluruh kader partainya yang ada di parlemen udah menandatangani deklarasi untuk mendukung Mahatir sebagai perdana menteri.

So what’s next?
Well, definitely more drama, but for now, surat resign-nya PM Mahatir udah di-acc sama Raja Malaysia, dan saat ini, beliau menjabat sebagai PM Interim aka Plt Perdana Menteri sampe hadirnya PM baru. Selain itu, kabinet Malaysia juga bubarrrr…

Crazy. I want to know what Anwar Ibrahim said…
Well, Anwar bilang, dia udah komunikasi sama Mahatir dan menurutnya, Mahatir nggak ada hubungannya sama kelompok yang abis meeting weekend kemarin. Selain itu, Anwar juga menyebut bahwa Mahathir nggak bakalan mau kerja bareng sama rezim yang terdahulu aka UMNO.