Ketua MPR RI Meminta DKI Berbenah Diri Terkait Banjir

97

Hello Wednesday! Well, guess what’s one thing that happens waaay too often in 2020?

Gambar: tirto

Me skipping my morning class?
Nope, it’s banjir Jakarta. Jadi tahun 2020 emang baru berjalan dua bulan, tapi seenggaknya Jakarta udah kena banjir empat kali.

IKR 🙁
Yep, jadi hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya ini bikin banjir di sejumlah wilayah sejak Selasa dini hari. Penyebab banjir, menurut BMKG, karena curah hujan yang tinggi. Wilayah yang mengalami hujan ekstrem dengan curah hujan tertinggi 278 mm tercatat di Stasiun Meteorologi Kemayoran.

Dampak banjir ini apa aja sih?
Ada banyak sih, yang pasti kerugian materiil yang nggak kecil. Terus juga terjadi  pemadaman listrik di beberapa daerah…

Go on…
Banjir ini juga berdampak langsung ke beberapa fasilitas publik, seperti 159 sekolah dari tingkat SD-SMA yang diliburin, Rumah Sakit dr. Cipto Mangkunsumo (RSCM) yang kebanjiran di beberapa ruangan hingga merusak beberapa alat medis radiologi dan radioterapi, kompleks Istana Kepresidenan yang sempat tergenang, hingga commuter line yang sebagian rutenya gak beroperasi.

Ouch, ada korban tewas gak?
Ada 🙁 Seorang pengemudi motor mengalami kecelakaan di Jl. Majapahit, Jakarta Pusat. Ia tewas setelah motornya menghantam trotoar saat menerobos banjir di lokasi tersebut.

Well, does the government say anything about this?
Yep, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau warganya buat hati-hati dan waspada aja, terus juga kalo membutuhkan bantuan dan evakuasi, tinggal kontak ke nomor 112. Selain itu, Pak Anies juga ngasih sembilan poin arahan buat jajarannya dalam menghadapi banjir kali ini.

Which are…
Yhaa evakuasi warga, siapin dapur umum dan pos kesehatan, pastiin keamanan warga, bantu kelancaran lalu lintas, pastikan informasi publik selalu update dan valid, jangan posting foto-foto nggak penting (HAH kayak apa pak maksudnya), khusus kemarin tunda meeting yang nggak mendesak, terus wali kota harus pimpin dan koordinasi seluruh kegiatan di lapangan, and finally, kayak biasa, pastikan keamanan dan keselamatan dalam bekerja membantu warga.

Who’s feeling unhappy?
Warga dan netijen yang terkena banjir, lah. Dalam beberapa hari terakhir ini, Pak Anies abis dikritisi netizen karena kejadian ini. Selain itu, anggota DPR RI dari PPP Muhammad Aras juga menyebut bahwa pihak Pemprov DKI kurang serius dalam mengantisipasi datangnya banjir. Harusnya kalo emang serius, pihak Pemprov bisa ngantisipasi banjir dari pas musim kemarau, jadi pas udah musim hujan kayak sekarang, banjir bisa teratasi.

Who’s saying “I have an idea!”?
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Dalam keterangannya, Pak Bamsoet meminta DKI untuk berbenah diri dalam sistem penataan kota terkait pencegahan banjir. Beliau juga bilang bahwa Pak Anies perlu mengundang ahli untuk menemukan terobosan dalam perbaikan sistem drainase. Selain itu, beliau juga bilang bahwa DKI perlu menambah sumur resapan dan waduk.

Olrite. Anything else I should know?
Well, kemarin juga terjadi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh puluhan warga di sekitar Jakarta Garden City (JGC) Cakung, Jakarta Timur. Para warga menuding banjir yang menerjang pemukiman mereka terjadi karena adanya perumahan JGC yang berdekatan dengan Mal AEON. Mereka menduga pihak pengelola membuat saluran air yang mengarah ke pemukiman warga sehingga kebanjiran. Nah demo ini akhirnya berujung pada perusakan sejumlah fasilitas di Mal AEON JGC.

Stay safe, stay safe.