Greenland, Air Asia, Risiko Kecelakaan, Vetiver

91

It’s Wednesday, and today, let’s take a look on another alarming sound of global warming…

Gambar: CNN

About the glacier in Greenland.

Another day, another worrying news about our mother nature aka the earth. Hasil penelitian yang baru aja dirilis sama Nature Geoscience menunjukkan bahwa mencairnya lapisan es di Greenland bisa terjadi makin cepat karena ditemukan sesuatu…

Yakni…

Saluran air bertempratur hangat yang mengalir di bawah lapisan es tadi. To give you a picture, jadikan udah nih, lapisan es yang ada di permukaan Greenland itu emang mencair lebih cepat karena efek rumah kaca yang menyebabkan tempratur bumi meningkat. Tapi ternyata, nggak cuma dari permukaan, tapi di bawah permukaan es-nya juga mereka mencair lebih cepat karena suhu air laut yang meningkat.

I probably skipped my geography class in high school.

We’ll break it down for you. Jadi lapisan es yang ada di Arktik (Greenland termasuk Arktik) ini penting banget untuk membantu memoderasi stabilitas cuaca di bumi. Selain itu, es Arktik yang mencair could also mean: kenaikan permukaan air laut yang makin tinggi, pemanasan global yang terjadi semakin cepat, sampe kemungkinan semakin seringnya terjadi bencana alam. In a nutshell, ice melting in the Arctic is not a good thing.

Ok, back to the research…

Nah, jadi para peneliti baru aja menemukan ada aliran air bertempratur hangat di bawah lapisan es yang ada di Greenland, tepatnya di Nioghalvfjerdsfjorden Glacier (you baca ulang you lose). Aliran ini terbentang sejauh 50 miles dan nyambung ke Samudra Atlantik. Para peneliti juga menemukan bahwa dengan adanya aliran ini, air laut bertempratur hangat yang berasal dari Samudra Atlantik bisa mengalir jauh ke permukaan es di Arktik dan menyebabkan es mencair lebih cepat, yha karena panasnya dari atas bawah.

Should I be worried about this?

Well, yep. Karena what happens in Arctic do not stay in Arctic. The world is an interconnected system, jadi of course makin cepatnya es mencair di Arktik ngaruh juga sama kita-kita di negeri +62 ini. Beberapa efek alam yang bisa terjadi karena fenomena melting Arctic ini adalah cuaca yang makin nggak menentu, heavier rainfall (yang literally heavy-nya nggak nyantai), permukaan daratan yang makin mendekat ke laut aka tenggelam sampe berkurangnya tangkapan ikan buat para nelayan kita.

What can I do about this?

Banyak kok. Idenya kan untuk mengurangi pemanasan global, jadi you can do it by kurangin jalan-jalan bawa kendaraan sendiri (less bensin means less emisi gas rumah kaca, karena salah satu penyebab utama pemanasan global adalah dari hasil produksi fossil fuel kayak minyak, gas, sampe batu bara). Terus juga matiin listrik kalo lagi nggak dipake (again, batu bara), dan kalo emang tujuanmu masih bisa diakses sama kendaraan umum, sering-sering pake kendaraan umum aja (Naik MRT pas jam-jam berangkat kerja itu mata seger banget sih LOL).

Check out more on how to show mother earth some love, here.


Who’s hitting the pause button?

Gambar: detik.com

Direktur Eksekutif Air Asia, Tony Fernandes.

Hari Senin lalu, perusahaan maskapai budget yang sering kamu tungguin tiket promonya itu sama, tosss mengumumkan bahwa direktur eksekutifnya, Tony Fernandes dan pimpinan eksekutifnya, Kamarudin Maranun bakal melepaskan sementara jabatannya di Air Asia selama dua bulan aja.

Hah kenapa?

Karena terkait dugaan kasus suap yang dilakukan oleh perusahaan pembuat pesawat asal Eropa, yaitu Airbus terhadap dua orang pimpinan di Air Asia, yang diduga adalah Tony dan Kamarudin tadi.

More explanation would be helpful.

You got it. Jadi beberapa waktu belakangan ini, investigasi besar-besaran lagi dilakukan oleh pihak berwenang di berbagai negara atas dugaan penyuapan yang dilakukan oleh Airbus ke berbagai maskapai di seluruh dunia. Adapun penyuapan ini dilakukan biar pesawatnya ini dibeli sama maskapai terkait, dan baru aja minggu lalu, Airbus bayar denda sebesar US$ 4 Milyar atas dugaan penyuapan yang dilakukannya di Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, selama 15 tahun terakhir.

Lama ugha yha.

Yep. Nah, selain di negara-negara tadi, ditemukan juga dugaan penyuapan yang dilakukan Airbus terhadap dua petinggi Air Asia. Adapun penyuapan ini dilakukan dengan pemberian duit sponsor sebesar US$ 50 juta untuk klub olahraga yang nggak ada hubungannya sama maskapai tersebut. FYI, Tony dan Kamarudin ini adalah huge sports fan yang juga pemilik mayoritas di klub sepak bola asal London, Queens Park Rangers aka QPR dan pernah memiliki tim balap namanya Formula 1 Caterham.

I see. Terus-terus…

Nah terkait dugaan ini, Komisi Anti Korupsi Malaysia dan pihak berwenang di Inggris tengah melakukan investigasi lebih lanjut dan pihak Air Asia bilang bahwa mereka bakal kordinasi terus terkait kasusnya. Meanwhile, baik Tony maupun Kamarudin bilang bahwa mereka nggak bersalah and like “ya kita gak akan merusak perusahaan yang kita bangun sendiri doooong….”

OK. Anything else I should know?

Selain di Malaysia, rame-rame soal skandal kasus suap yang dilakukan sama Airbus ini juga lagi diinvestigasi di banyak negara lain kayak di Ghana, Sri Lanka, China, Taiwan sampe Kolumbia. Surprise (or not surprise….) hasil penyelidikan selama empat tahun juga menunjukkan adanya dugaan suap dari Airbus ke maskapai di Indonesia. *uhuk* klik linknya ada namanya *uhuk*.


For when you’ve been walking while texting…

Tiati ya gengs, karena menurut penelitian terbaru dari para scientist dari Calgary University, Canada, ditemukan bahwa jalan sambil main hape itu lebih bahaya dibanding sambil dengerin musik atau ngangkat telepon. Hasil penelitian tadi juga menunjukkan bahwa ketika kamu main hape sambil jalan, maka kamu bakal lebih beresiko untuk mengalami kecelakaan pas mau belok kanan, kiri, atau pas mau nyebrang. Hal ini karena kamu bakal lebih terdistraksi ketika jalan sambil main hape, dibanding dua aktifitas tadi.

Penelitian lain di US juga menunjukkan bahwa dalam 20 tahun terakhir, jumlah kecelakaan yang meliputi mata, leher, dan wajah telah meningkat pesat terutama di kalangan orang berumur 13 sampe 29 tahun. Penyebabnya? Ya main hape sambil nyetir atau jalan tadi.

Lagian kalo mau kepoin mantan enakan sambil duduk gasi biar khusyuk…


“Tanam vetiver, bukan Vety Vera ya,”

Kata Pak Presiden Jokowi pas berbicara di acara Rakornas Penanggulangan Bencana 2020 kemarin. Kata Pak Jokowi, tanapan vetiver atau akar wangi itu bagus karena bisa mencegah banjir dan tanah longsor. Karenanya, beliau minta kepala daerah untuk banyak menanam tumbuhan tersebut.

Ha-ha-ha-ha *boy, do we love to start our day with some daddy jokes XD*


Love letter Catch Up!

Catchers: Hi guys. Just want to let you know that your team has been my favorite team for this last few months. I mean, sending us up-to-date news with that kind of vibes on DAILY basis?! Geez, you guys rock! Uhm, I’m wondering tho, IF I’d like to send you guys a cup of coffee to boost up your morning, where do I send it to? 😀

Catch Me Up! HQ: Hi catcher, Amri’s here! Terima kasih banget atas apresiasinya. Yummm we love coffee, they are delicious and powerful! Saya penggemar kopi lho, punya koleksi kopi dari berbagai daerah di Indonesia (Gayo, Lintong, Lampung, Papua, you name it) dan dunia (Brazil, Vietnam, Ethiopia, Uganda, Kenya, etc). Udah keliling ke pelosok-pelosok Sumatera, Vietnam, dan Uganda buat ke kebun kopi dan ketemu langsung sama petani. Terus rumah saya juga udah kayak mini cafe dengan berbagai alat-alat kopinya (pamer dikit, siapa tau ada pebisnis kopi mau ngiklan *wink). Anyway, a drop of coffee would be highly appreciated, and we’ll tell you when we’re ready. Saya sukanya espresso based, kalo Haifa sih kasih Starling aja mehehe *peace, Peh*. In the mean time, we will be very happy if you >> continue to support<< us by spreading the word about us to your loved ones! Cheers! *sambil bersulang pake gelas kopi warkop*

– Amri-


Catch Me Up! Recommendations

For when you’re taking train to work and have finished up our email in 10 minutes (we know most of you are fast readers!) and >>are wondering<< what else to read..

Check this book. The easiest book-to-chew on the most complicated issue.