Diamond Princess, Tempat Penularan Virus Corona Terbesar Kedua di Luar China

72

It’s Tuesday! And while you’re enjoying your morning coffee (or commute!) we’ll get you updated on…

Gambar: dailybeast

Coronavirus.

Again?
Yeppp kali ini soal Kapal Pesiar Diamond Princess. Jadi hari Minggu kemarin, Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato menyatakan bahwa jumlah penumpang kapal yang positif coronavirus udah bertambah sebanyak 70 orang, brings the total number of 355 orang yang positif coronavirus di kapal pesiar tersebut.

And I should know this because…
Right now
Princess Diamond ini merupakan tempat yang terinfeksi coronavirus paling besar di luar China. Di urutan pertama ada China dengan total penderita positif sebanyak lebih dari 70 ribu kasus. Di tempat kedua ada kapal pesiar Diamond Princess ini, terus urutan ketiganya adalah Singapura dengan 72 kasus, dan Hong Kong dengan 56 kasus.

I am gonna need some background…
You got it. Jadi kapal pesiar ini awalnya tiba di lepas pantai Jepang, tepatnya di Yokohama pada awal bulan ini. Adapun jumlah penumpang on board adalah 3.700 orang dan berasal dari lebih dari 50 negara dan wilayah di dunia.

Go on…
Nah, cuma pas nyampe di Yokohama, kapal pesiar itu harus dikarantina setelah pihak berwenang menemukan bahwa seorang penumpang yang turun di Hong Kong dari pelayarannya itu dinyatakan positif terinfeksi coronavirus.

Oh no… terus para penumpang ini udah pada diperiksa?
Kata pihak Jepang sih belum ya, karena emang pasokan alat pengujian, fasilitas, sampe tenaga kesehatannya juga terbatas. So far, Jepang udah melakukan tes untuk 1.219 orang, dan dari jumlah itu, 355 orang dinyatakan positif.

So what happened to them?
Well, para penumpang yang terinfeksi virus corona langsung ditransfer ke rumah sakit, sedangkan penumpang dan kru lainnya berada di kapal untuk lanjut dikarantina, yang bakal berakhir hari ini.

Do we have any Indonesians on board?
Yep, there are 78 WNI di kapal pesiar Diamond Princess. Kata Menkes dr. Terawan, pihak pemerintah Indonesia masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap mereka, tapi sampe saat ini, masih kata Pak Menkes, para WNI tersebut dalam keadaan sehat.