The flower that blooms in adversity…

52

Good morning, it’s Monday and there are just soooo many things happened during the weekend. First stop, Iran-US tension?

Sumber Gambar: aa.com.tr

OMG YES. Tell me everything.

You got it, but disclaimer: karena we want to tell you everything, artikel ini bakal panjang yha. Don’t fall back asleep.

Try me.

OK. Jadi Hari Jumat minggu lalu, terjadi pembunuhan atas petinggi militer Iran, namanya Qassem Soleimani. Waktu itu, Soleimani lagi dalam perjalanan meninggalkan Bandara Baghdad di Irak ketika iringan mobilnya dihujani oleh serangan udara dari pihak Amerika Serikat. Totalnya, ada tujuh orang yang meninggal karena serangan tersebut, termasuk Soleimani sendiri.

Emang Soleimani ini siapa sih? Sounds like a VVVVIP person…

Tru’ dat. Jadi Soleimani ini adalah orang paling penting kedua di Iran setelah pemimpin Iran Ayatullah Khomaini. Di dalam negeri, Soleimani ini didukung banget sama rakyatnya karena pembawaannya yang kharismatik dan track-record-nya di dunia militer yang lintas batas dan bikin dia jadi salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Timur Tengah.

Before we went further, please meet: Quds Force

A.k.a satuan militer paling elit di Iran, namanya Quds. Nah, pasukan Quds yang dipimpin Soleimani ini khusus beroperasi di luar wilayah Iran dan bertujuan untuk memperkuat pengaruh negara tersebut di kawasan Timur Tengah. Selama lebih dari 20 tahun memimpin Quds, Soleimani melakukan berbagai operasi militer penting di negara tetangga, kayak membantu mendirikan organisasi Hizbullah di Lebanon, mendukung operasi anti-Taliban di Afghanistan, sampe mendukung presiden Assad di perang Suriah. Jadi kebayang deh ya, sebesar apa pengaruh Soleimani ini di Timur Tengah. Ada yang menyebut bahkan dia lebih berpengaruh daripada Kemenlu-nya Iran sendiri gengs.

Who’s singing “dahulu…semua indah…”

Amerika Serikat-The Quds. Awalnya, hubungan keduanya sempet baik-baik aja. Malah di tahun 2001, Quds di bawah Soleimani sempet kerjasama dengan AS dalam menaklukkan tentara Taliban. Waktu itu, AS pengen menghukum Taliban atas tragedi 9/11, sedangkan Soleimani kzl karena Taliban sering menarget kelompok Syiah di Afghanistan. Fast forward hubungan keduanya kemudian merenggang dan Soleimani bilang bahwa “kayaknya kita harus mikir-mikir lagi dee soal hubungan kita sama Amerika…”.

Terus…

Setahun kemudian, Presiden AS saat itu, Bush menyampaikan pidato State Of Union-nya yang menyebut bahwa Iran termasuk ke dalam negara “Axis of Evil” alias negara poros setan, barengan sama Irak dan Korea Utara. Yauda ambyar. Sejak saat itu, Soleimani jadi musuh AS dan disebut-sebut sebagai dalang dibalik berbagai serangan militer yang menewaskan banyak tentara maupun warga sipil AS yang ada di Iran maupun Timur Tengah.

So the US was like…”We had enough!”

Dengan mengumumkan pada bulan April 2019 lalu bahwa Quds ini adalah organisasi teroris

Jadi itu alasannya dia dibunuh?

Yep. Dalam keterangannya, Amerika Serikat menyatakan bahwa keputusan untuk membunuh Soleimani ini diambil karena dia harus bertanggungjawab atas serangan militer yang dilancarkan terhadap staf diplomatik, pangkalan militer, sampe seorang kontraktor Amerika Serikat yang ada di Iran. Selain itu, sejak tahun 2003 sampai sekarang, Amerika juga menyebut bahwa Quds bertanggung jawab atas tewasnya 603 tentara Amerika dan koalisinya di Iran. Ga lama kemudian, Trump ngetwit bahwa serangan ini dilakukan untuk menghindari potensi ancaman di masa depan.

Sejak 2003? Udah lama dong?

Iya. Jadi emang walaupun Soleimani ini udah lama jadi musuhnya Amerika Serikat (sama kayak, let’s say, Osama bin Laden), tapi dua presiden AS sebelumnya, Obama dan Bush, nggak pernah secara terbuka memburu Soleimani kayak mereka memburu Osama. Hal ini karena mereka sadar pengaruh Soleimani yang kuat di Iran dan Timur Tengah bakal bikin suasana makin panas. Makanya ga lama abis pembunuhan, Trump juga bilang bahwa hal ini harusnya dilakukan sejak bertahun-tahun lalu…

So tell me what happened after…

In the US:

  • Kongres AS bilang bahwa mereka nggak dikabarin sama Trump soal serangan ini, so they’re like “explain to me. ASAP”.
  • Amerika Serikat langsung memerintahkan seluruh warganya untuk segera cabs dari Iran.
  • Saat ini, ada 9 ribu tentara AS di Timur Tengah dan mereka uda dalam posisi siap-siap untuk diterjunkan.
  • Di dalam negeri, penjagaan keamanan diperketat.
  • Timnas Sepak Bola Amerika Serikat yang tadinya mau latihan di Qatar weekend ini gajadi berangkat.
  • Hubungan AS sama negara-negara sekutunya di Eropa merenggang. Kemarin, Menlu Amrik Mike Pompeo bilang bahwa respon negara-negara kayak Prancis, Inggris, dan Jerman kurang helpful, padahal kan yang dilakukan Amerika ini juga bisa menyelamatkan Eropa…
  • Kemarin sore, Trump ngetwit bahwa kalo Iran balas dendam dengan menyerang orang Amerika atau aset punya Amerika, maka AS bakal memborbardir 52 tempat-tempat penting yang ada di Iran.

In Iran:

  • Iran marah banget. Ga lama abis serangan, Menlu Iran Javad Syarif bilang bahwa pembunuhan Soleimani adalah suatu bentuk teror dan tindakan yang bodoh. Menhan Iran juga bilang bahwa mereka siap membalas dendam pada pihak-pihak yang terlibat. Aduduu…
  • Puluhan ribu orang turun ke jalan untuk mengecam tindakan AS. Dalam aksi yang dilakukan sejak Hari Jumat kemarin itu, warga Iran pada bawa foto Soleimani dan membakar bendera Amerika Serikat sambil meneriakkan yel-yel anti AS.
  • Iran mengumumkan masa berkabung selama tiga hari.
  • Kemarin, jasad Soleimani uda balik ke Iran dari Irak. Rencananya, pemakaman akan dilakukan hari Selasa besok.

If you’ve read this far and thinking “Welp, that escalated quickly….”

Not quickly enough. Semalem, possibly pas kamu udah bobo, ada tiga perkembangan baru yang penting terjadi di Timur Tengah. Pertama, Kemenlu Irak secara resmi ngirim surat protes ke PBB dan meminta lembaga tersebut untuk mengecam serangan AS yang menewaskan Soleimani. Menurut Irak, hal itu melanggar kedaulatan negaranya karena dilakukan di tanah Irak. Kedua, parlemen Irak juga memutuskan untuk mengakhiri keberadaan seluruh tentara asing di Irak. Para tentara asing ini mayoritas ada untuk bantuin Irak memerangi ISIL.

Dan yang ketiga…

Yang bikin kita paling deg-degan adalah… Iran bakal melanjutkan program pengayaan uraniumnya (a.k.a bahan buat nuklir) dan ga bakal terikat lagi dengan perjanjian “Iran Nuclear Deal”. A quick reminder: Iran Nuclear deal adalah kesepakatan yang tercapai antara Iran dengan lima negara anggota Dewan Keamanan PBB+Jerman terkait pembatasan produksi uranium Iran. Di bawah perjanjian ini, Iran setuju untuk mengurangi pengayaan uraniumnya sampe dua per tiga-nya, sampe mereka ga punya cukup bahan untuk bikin nuklir. Nah, semalem, parlemen Iran ngumumin bahwa mereka nggak akan lagi ngikutin perjanjian ini dan bakal menjalankan program pengayaan nuklirnya secara tidak terbatas.
HUAAAAAA.

When you’ve been watching too many action movies…

Sumber gambar: am-online.com

Meet: Carlos Ghosn.

Mantan bos-nya Nissan yang baru aja kabur dari Jepang. Ke Lebanon. Pake pesawat pribadi. Pake Paspor Prancis.

Whoa, it really sounds like an action movie. Walk me through.

You got it. Jadi Carlos Ghosn ini menjabat sebagai CEO produsen mobil asal Jepang, Nissan sejak tahun 1999. Di bawah kepemimpinannya, Nissan berhasil sukses dari tadinya perusahaan yang banyak utang jadi perusahaan pembuat mobil terbesar kedua di Jepang, even ngalahin Honda.

Ok, go on…

Nah, tapi di tahun 2018, Ghosn ditangkep polisi Jepang karena diduga melakukan manipulasi atas laporan gaji yang diterimanya. Selama delapan tahun terakhir pada masa kepemimpinannya di Nissan, Ghosn diduga ngelaporin jumlah gaji yang lebih kecil dibandingin yang dia terima, dengan tujuan menghindari pajak. Setelah ditotal-total, jumlah gaji yang dia umpetin selama delapan tahun itu diduga mencapai US$ 80 Juta. Atas hal ini, Ghosn dituntut selama 15 tahun penjara.

I want to know more…

Ghosn  menolak tuduhan itu dan bilang dirinya nggak bersalah. Selama proses pengadilan, Ghosn kemudian jadi tahanan rumah dan diawasi sangat ketat sama otoritas keamanan Jepang. Selama jadi tahanan rumah itu, Ghosn cuma boleh komunikasi secara terbatas sama keluarganya dan paspornya disita. FYI gengs, Ghosn ini punya tiga paspor kewarganegaraan, yakni paspor Lebanon, Brasil dan Prancis.

So he escaped?

Yep. Minggu lalu, Ghosn kabur dari Tokyo dan ga lama kemudian, foto dia lagi tahun baruan di Lebanon sama istrinya beredar. Masih nggak jelas gimana caranya Ghosn bisa lepas dari pengawasan ketat kemanan Jepang, tapi yang pasti, pas hari H dia kabur itu, emang ada private jet sewaan yang cusss dari Tokyo, transit di Turki, terus mendarat di Lebanon.

Terus Lebanonnya ada bilang sesuatu nggak?

Ya mereka bilang bahwa Ghosn masuk ke negaranya secara legal, jadi dia nggak bakal menghadapi tuntutan hukum apapun, karena emang dia nggak punya kasus hukum di Lebanon. Selain itu, Lebanon juga ga punya perjanjian ekstradisi sama Jepang, jadi…Ghosn may or may not bakal menghadapi tuntutan hukum…

What? Did  he say anything, though?

Yep, ga lama abis nyampe di Lebanon, Ghosn bilang bahwa dia uda nggak bakal lagi ditahan sama sistem pengadilan Jepang yang curang, sarat diskriminasi, dan melanggar HAM. Ghosn juga bilang bahwa kaburnya dia itu adalah atas inisiatif sendiri, dan bukan atas ide keluarganya.

Olrite. Anything else I should know?

Terkait hal ini, otoritas Turki uda mengamankan tujuh orang yang diduga membantu kaburnya Ghosn dari Jepang. Tujuh orang ini terdiri dari pilot, petugas kargo, dan karyawan bandara.

Bahasan Senin kita berat banget yha gengs, lanjut sama yang cantik deh, kayak…

Sumber gambar: BKSA Sumbar

Bunga Raflesia tuan-mudae.

Minggu lalu, bunga terbesar di dunia baru aja mekar di kawasan hutan cagar alam Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Bunga yang berjenis Raflesia tuan-mudae ini berdiameter 111 sentimeter dan uda fix jadi bunga terbesar di dunia setelah hasil pengukuran menunjukan bahwa diameternya lebih lebar empat senti dibanding pendahulunya.
Nah, karena emang langka dan dilindungi, pemerintah setempat kemudian menjaga ketat lokasi tumbuhnya bunga ini. Untuk bisa masuk ke cagar alam Maninjau tadi, pengunjung harus dapet persetujuan dan pendampingan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat. Well, if you’re in the area and feeling like channeling your flower explorer, kamu harus buruan cusss karena bunga ini cuma tumbuh selama satu minggu.

“Eat delicious food, study, and play Othello. That’s it,”

Kata orang tertua di dunia, Kane Tanaka asal Jepang saat ditanya rahasianya bisa panjang umur. Tanaka yang baru aja merayakan ulang tahunnya yang ke-117 minggu lalu itu juga diketahui selalu bangun jam 6 pagi, dan hobi belajar Matematika.

Repeat after us: I will not skip my Math class anymore, and I will wake up when Catch Me Up! email arrives in my inbox…