Keraton Agung Sejagad Kerajaan Baru yang Telah Mempunyai 450 Pengikut

68

Good morning! It’s Wednesday and if you can’t get enough royal story other than Meghan and Harry for your week…

Sumber Gambar: Kompas

Hah apaan tuh?

Iya gengs, jadi baru-baru ini, masyarakat di Purworejo, Jawa Tengah, dihebohkan dengan kemunculan sebuah kerajaan baru. Nama kerajaannya ya tadi, Keraton Agung Sejagad yang ada di Desa Pogung Juru Tengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah.

OK OK I know. Tell me more.

Jadi gengs, kata pemimpinnya, Keraton Agung Sejagat ini merupakan kerajaan atau kekaisaran dunia yang muncul karena telah berakhirnya perjanjian 500 tahun yang lalu, terhitung sejak hilangnya Kemaharajaan Nusantara, yaitu imperium Majapahit pada 1518 sampai  dengan 2018. Karena udah berakhir perjajian tadi maka muncullah keraton baru ini.

Perjanjian 500 tahun apa sih?

Kata mereka sih, perjanjian 500 tahun tersebut dilakukan oleh orang namanya  Dyah Ranawijaya sebagai penguasa imperium Majapahit dengan Portugis sebagai wakil orang barat atau bekas koloni Kekaisaran Romawi di Malaka pada tahun 1518. Dengan berakhirnya perjanjian tersebut, maka berakhir pula dominasi kekuasaan barat mengontrol dunia yang didominasi Amerika Serikat setelah Perang Dunia II. Oleh karena itu, kekuasaan tertinggi atas dunia harus dikembalikan pada pemiliknya, yakni Keraton Agung Sejagat yang ada di Purworejo.

Dude, I am not… ok pemimpinnya siapa?

Nah, raja dari Keraton Agung Sejagat adalah Totok Santosa Hadiningrat alias Sinuhun. Sedangkan ratunya adalah istrinya sendiri, Dyah Gitarja alias Kanjeng Ratu. Oh iya lanjut ni gengs. Jadi menurut Sinuhun ini,  mereka berhak mengubah sistem politik global.

Terus mereka punya pengikut?

Punya. Si Sinuhun ini mengklaim bahwa jumlah pengikutnya berjumlah 450 orang.

I want to know what the Central Java government says about these…

Jadi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minta dinas terkait termasuk Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk menjalin komunikasi dengan pimpinan keraton tersebut.Selain itu, dia juga mengimbau Pemkab Purworejo untuk segera melakukan pendekatan ke pihak keraton agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Terus polisi ada komentar ga?

Ada. Terkait kemunculannya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah uda  mengamankan sang raja dan permaisurinya kemarin. Kata polisi, mereka mau nanya-nanya karena keduanya diduga telah berita bohong dan melakukan penipuan.
Here’s to start you Wednesday so randomly…