Kebakaran Hutan Australia Menyebabkan Setengah Miliar Hewan Mati

83

For when things are getting more worrying at the down under…

Gambar: BBC NEWS

Yep, bencana kebakaran hutan yang terjadi di Australia makin parah gengs. Sejauh ini, seenggaknya udah ada 25 orang yang meninggal, setengah miliar hewan yang mati, dan lahan yang terbakar telah mencapai lebih dari 6 juta hektar.

Whoa, that’s a lot of hectares.
Yep. Bahkan hasil gambar satelit terbaru dari NASA menunjukkan bahwa tragedi kebakaran hutan ini keliatan dengan sangat jelas dari luar angkasa. Hal ini menunjukan bahwa emang kebakaran hutannya masif banget.

Kok bisa separah itu sih kebakaran hutannya?
Well, sebenernya emang di Australia ini tiap tahun mengalami kebakaran hutan (or, as they call it, dry season), tapi khususnya tahun ini, kebakarannya parah banget, lebih parah dari biasanya. Hal ini disebabkan oleh cuaca panas yang ekstrim, kekeringan, dan angin kencang. Dengan kombinasi ketiganya, maka api bakal mudah banget muncul dan menyebar.

So it’s not because of climate change?
Of course karena climate change juga dong. Menurut para ahli, perubahan iklim dan pemanasan global bikin musim panas di Australia terjadi makin lama, makin panas dan makin kering. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa dari tahun ke tahun, tempratur di Australia makin bertambah, dan tahun ini untuk pertama kalinya dalam sejarah, tempratur di Australia mencapai 41,9 derajat celsius. WOW.

Terus, kebakarannya terjadi di mana aja?
Hampir di seluruh Australia sih, kayak di New South Wales, Victoria, Queensland, South Australia, Western Australia, hingga Tasmania. Adapun daerah yang paling parah terbakar adalah New South Wales, di mana api telah melalap setidaknya lima juta hektar lahan dan 1.300 rumah. Akibat kebakaran ini, ribuan warga NSW juga terpaksa mengungsi dan diperkirakan ada 500 jutaan hewan yang tewas :((((((.

I’ve been seeing the devastating pictures of the Koalas and Kangaroos on fire…
Mimin lemah kalo uda bahas hewan gengs 🙁 tapi OK, jadi emang kebakaran hutan ini nggak cuma menewaskan para hewan, tapi juga menghancurkan habitatnya. Sejauh ini, diperkirakan hampir satu per tiga populasi Koala di NSW uda lenyap karena jadi korban kebakaran. Para ahli juga bilang bahwa meskipun ada hewan-hewan yang bisa selamat karena larinya cepet (contohnya, kangguru), tapi sooner or later mereka bakal tewas juga karena gaada makanan dan shelter :(.

That’s heartbreaking. What has the government done about this?
Sejauh ini, udah ada lebih dari 100 ribu orang dievakuasi dari tempat tinggalnya di NSW, Victoria dan South Australia. Selain itu, kemarin Perdana Menteri Australia Scott Morisson mengumumkan bahwa pemerintah akan menurunkan 3.000 orang personel militer tambahan untuk membantu proses pemadaman api. Beliau juga bilang bahwa pemerintah bakal mengalokasikan dana sebesar US$1,2 Milyar untuk rehabilitasi.

FYI gengs…
Morisson ini lagi dikritisi besar-besaran sama publik Australia gara-gara responnya terhadap kebakaran hutan yang bilang bahwa kebakaran emang bukan sesuatu yang baru terjadi di Australia. Selain itu, Morisson juga menganggap bahwa kebakaran hutan ini nggak ada hubungannya sama climate change. Belum lagi, pas perayaan Natal kemarin Morisson malah cusss ke Hawaii buat liburan.

Tapi pasti Morisson punya komentar donks…
Yep, katanya, Pemerintah Australia mengakui kok, bahwa ada hubungan antara climate change sama kebakaran hutan. Selain itu, beliau juga bilang bahwa nyalahin orang nggak membantu apapun dan over-analysis terhadap situasi saat ini adalah tindakan yang nggak produktif.

How does international community react to this?
They offer help.
Sampe weekend kemarin, uda ada 81 orang pemadam kebakaran asal Amerika Serikat dan 87 orang Kanada yang cusss ke Australia untuk membantu upaya pemadaman api. Negara-negara kayak New Zealand, Singapura, Prancis sampe Papua New Guinea juga uda menawarkan bantuan buat Australia.