China Dihantui Virus Misterius Pnuemonia

61

What’s causing the medical community in China scratch their heads?

Gambar: detikhealth

A pneumonia-like mysterious illness.
Jadi beberapa waktu terakhir ini, China lagi dilanda suatu wabah penyakit misterius yang belum bisa diidentifikasi sama otoritas kesehatan di sana. Penyakitnya ini merupakan virus misterius pneumonia (radang paru-paru), di mana penderitanya bakal menderita demam, batuk-batuk, dan sulit bernafas.

Tell me more.
Wabah ini pertama kali dilaporkan terjadi di wilayah Wuhan, China dan uda ada at least 59 orang yang dideteksi kena penyakit ini. Keseluruhan pasien tersebut kemudian dikarantina, tujuh di antaranya uda parah banget dan so far, belum ada laporan korban jiwa. FYI gengs, sampe sekarang belum ditemukan kasus ini nular dari manusia ke manusia.

Then why is everyone in panic mode?
Karena sebelumnya, China pernah mengalami hal kayak gini juga. Waktu itu, sekitar tahun 2002-2003, di China muncul wabah penyakit pernafasan akut, namanya SARS (Stands for Severe acute Respiratory Syndrome). SARS ini kemudian menyebar ke 37 negara, menginfeksi ribuan orang, dan menyebabkan 800 orang meninggal. Terkait kekhawatiran ini, otoritas kesehatan di Wuhan uda mengkonfirmasi bahwa penyakit ini bukan SARS atau flu burung.

Terus apa donk?
Ya belum tau. Yang jelas sih beberapa pasien tadi ada yang kerja di pasar ikan, jadi mungkin aja ada penularan virus baru dari hewan ke manusia. Selain itu, bisa dipastikan juga bahwa wabah ini adalah wabah penyakit baru dan belum pernah ditemukan sebelumnya di dunia.

How did some countries react?
Uda langsung pada tiarap semua gengs. Beberapa negara Asia kayak Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, sampe Singapura langsung meningkatkan screening aka pemeriksaannya terhadap orang-orang yang baru balik dari China. Di Hong Kong sendiri uda ditemukan 21 orang yang kena masalah pernapasan setelah balik dari Wuhan, meskipun setelah diperiksa, penyakitnya beda sama yang dikhawatirkan.

Should I be worried, then?
Nggak sih. Kata Kemenkes RI, kalo emang ada masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk dan sulit bernafas, maka bisa langsung berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Selain itu, Kemenkes juga mengimbau bahwa kalo kamu lagi traveling ke Wuhan, Beijing atau Hong Kong dan ketemu sama orang-orang yang memperlihatkan gejala seperti pneumonia tadi, maka langsung berobat ajha.

OK siap Pak Dok.