Atlet Asal Iran Kimia Alizadeh Berencana Akan Meninggalkan Negaranya

74

Hello Tuesday! If you’ve been reading a lot of stories about men in Iran crisis, now you have to meet…

Sumber Gambar: Axios

Kimia Alizadeh.

But wait, good morning! So now you are reading this email and sipping your coffee, while listening to your favorite music. You are sooo looking forward to read another news about Iran after you’ve followed it religiously herehere, and here.
And it’s been a while until you realized…. where are the women? Selama ini kok yang muncul di berita soal krisis Iran cowok-cowok semua? Let’s say, Donald Trump, Qassem Soleymani, Ayatullah Ali Khemenei, Hassan Rouhani. So today, let’s hear it from the women, K?

K.

Great. Now please meet: Kimia Alizadeh

Who?

Jadi, Kimia ini adalah atlet taekwondo asal Iran. Dia adalah satu-satunya atlet cewek Iran yang berhasil meraih medali di ajang Olimpiade, yakni medali perunggu di Rio Olympics pada tahun 2016 lalu.

Ok. What about her?

Dua hari lalu, Kimia ngumumin di akun Instagramnya bahwa dia bakal meninggalkan Iran. Dia bilang bahwa dirinya adalah satu dari jutaan cewek Iran yang tertindas selama bertahun-tahun. Kimia menyebut bahwa selama ini dia udah nurut. Disuruh pake apa aja, dia pake (referring to pake hijab yang wajib di Iran), disuruh ngomong apa aja, dia omongin, dibawa ke mana aja, dia ngikut, tapi ujung-ujungnya, Kimia merasa dirinya dan cewek-cewek lainnya di Iran nggak berharga dan cuma dijadikan alat :(.

Ok go on…

Kimia terus bilang bahwa dia nggak mau hidup di bawah kemunafikan, kebohongan, dan ketidakadilan. I wish for nothing else than for Taekwondo, safety and for a happy and healthy life. Gitu katanya.

So she left Iran?

Yep. Jadi sebelum ngumumin bahwa dia cabs secara permanen dari Iran, Kimia uda beberapa hari nggak dateng latian dan dari info yang beredar, diketahui bahwa dia lagi berlibur ke Belanda. Kimia kemudian memutuskan untuk nggak balik lagi ke Iran saat ngeliat situasi negaranya yang makin panas.

So she settles in the Netherlands now?

Unclear. Meskipun di akun Instagramnya nggak disebutin Kimia pindah ke mana, namun pemberitaan di Iran bilang bahwa Kimia seeking asylum di Belanda. Dia juga disebut-sebut lagi latihan untuk berpartisipasi di Tokyo Olympics yang bakal digelar di Bulan Juli mendatang, tapi nggak akan mewakili Iran.

Terus pihak Irannya ada komentar nggak?

Ada. Kata Presiden Federasi Taekwondo Iran Seyed Mohammad Puladgar, sebenernya mereka uda melakukan apa aja untuk mendukung Kimia. Sayed juga bilang bahwa pemberitaan media internasional soal masalah ini nggak bener dan nggak berimbang.

Catch Me Up! on Iranian athletes leaving their country…

Jadi Kimia ini bukan satu-satunya atlet yang meninggalkan Iran karena aturan dalam negeri yang restriktif terhadap cewek, gengs. Sebelumnya ada wasit catur asal Iran, namanya Shohreh Bayat yang memutuskan untuk nggak balik lagi ke negaranya karena khawatir dengan keselamatan dirinya setelah fotonya lagi nggak pake jilbab beredar. Waktu itu, Shohreh lagi jadi wasit buat turnamen catur internasional di Shanghai. Selain Shohreh, seorang grandmaster catur asal Iran, namanya Mitra Hejazipour juga dikeluarin dari timnas catur Iran gara-gara ketauan ketauan buka jilbab di turnamen yang diikutinya di Moskow. Mitra kemudian tinggal di Prancis dan bilang bahwa dirinya nggak punya tempat di Timnas Iran lagi.

So, it only happens to women?

Nope, yang cowok-cowok juga. For political reasons, Iran juga melarang para atletnya untuk bertanding lawan atlet Israel karena mereka nggak mengakui negara tersebut. Akibatnya, atlet gulat atau judo asal Iran sering disuruh ngalah kalo udah tau bahwa di babak berikutnya, mereka bakal tanding lawan atlet Israel. Karena hal ini, Iran uda dilarang untuk berpartisipasi di turnamen judo apapun di tingkat internasional.