New guy, who dis?

203

It’s finally Friday! Catchers, meet the new KPK chairmen. Chairmen, meet our Catchers.

Paripurna DPR Sahkan 5 Pimpinan KPK Terpilih, Firli Bahuri sebagai Ketua

Sumber Gambar: Inews

Hello, new chairmen (and a chairwoman) who dis?

New day, new Friday, new KPK chairmen. Jadi gengs, hari ini rencananya jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) baru bakal dilantik. Para pimpinan KPK yang baru ini bakal menjabat untuk periode 2019-2023.

Catch Me Up! on their resume.

You got it. Catchers, meet
  • Irjen Firli Bahuri, yang jadi Ketua KPK baru. Irjen Firli ini berasal dari kepolisian dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan dan Deputi Penindakan di KPK. Pas lagi rame-ramenya seleksi pimpinan KPK, nama Pak Firli ini sempet rame gara-gara disebut melakukan pelanggaran kode etik.
  • Alexander Marwata, satu-satunya anggota pimpinan KPK periode 2015-2019 yang lolos lagi ke periode selanjutnya. Sebelum berkarier di KPK, Pak Alex ini merupakan seorang hakim. Beliau juga pernah kerja selama 24 tahun di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
  • Nurul Ghufron, adalah seorang dosen. Saat ini, dirinya menjabat sebagai Dekan di Fakultas Hukum Universitas Jember.
  • Nawawi Pomolango, adalah seorang hakim karier yang udah jadi hakim selama 30 tahun. Sepanjang kariernya, Nawawi pernah menangani banyak kasus besar kayak kasus korupsinya Luthfi Hasan Ishaaq, Irman Gusman, sampe Patrialis Akbar.
  • Lili Pantauli Siregar,satu-satunya perempuan dengan latar belakang pengacara di formasi pimpinan KPK saat ini. Sebelum daftar KPK, Lili pernah menjabat sebagai wakil ketua LPSK alias Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

Terus jadi agendanya hari ini itu bakal ngapain aja?

Yaaa kayak pelantikan biasa aja sih. Acara dimulai dengan para pimpinan KPK yang baru dan yang periode sebelumnya cusss bareng ke Istana Negara, abis itu mereka bakal balik ke KPK untuk sertijab aka serah terima jabatan.

Sounds casual. Why should I know about this?

Because selain bakal melantik pimpinan KPK baru, Pak Jokowi juga rencananya bakal melantik anggota Dewan Pengawas aka Dewas KPKFyi ajha, Dewas KPK ini adalah jabatan baru yang baru muncul setelah Undang-Undang KPK yang menyebabkan demo besar-besaran di bulan September lalu disahkan…

Tell me more.

Jadi kayak namanya, Dewas ini bakal bertugas ngawasin kerjaan KPK. Ngawasin as in ngasih izin ke KPK untuk melakukan penyadapan, penggeledahan, penyitaan, sampe menentukan apakah ada anggota KPK yang melakukan pelanggaran kode etik. Keberadaan Dewas ini adalah salah satu hal yang ditolak sama para peserta aksi waktu itu…

Kenapa kok ditolak?

Karena menurut pihak yang menolak (read: mahasiswa, aktivis antikorupsi, dll), keberadaan Dewas ini bisa jadi alat presiden untuk ngintervensi kerjaan KPK, secara mereka ditunjuk sama Presiden. Dalam peraturan sebelumnya gengs, KPK kalo mau nyadap ya nyadap aja, gapake izin-izinan. Tapi dengan adanya Dewas ini, KPK kalo mau nyadap harus izin dulu…

Well, I want to know what the government says about this…

Kata Pak Wiranto yang waktu itu masih jadi Menko Polhukam, ya santai ajha karena Dewas ini nggak akan sewenang-wenang bertindak. Selain itu, Pak Win bilang bahwa Dewas ini dibentuk biar KPK nggak melakukan abuse of power, karena sebenarnya, di negara demokrasi nih nggak ada lembaga yang kewenangannya nggak terbatas, even presiden. Makanya perlu ada yang mengawasi…

So, they’ll be sworn in too, tomorrow?

Yep, rencananya sih gitu, barengan sama para Komisioner KPK. Pak Jokowi bilang, Dewas ini rencananya bakal diisi sama lima orang dan berasal dari latar belakang yang macem-macem, kayak hakim, jaksa, mantan pimpinan KPK, ekonom, akademisi, hingga ahli pidana. Sejauh ini, Pak Jokowi bilang uda ada tiga nama yang masuk ke dalam usulan untuk jadi Dewas…

Which are…

Mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, mantan Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Artidjo Alkostar, dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang Albertina Ho. Kata Menko Polhukam Pak Mahfud MD, pokoknya sans aja, karena pilihan Dewasnya Pak Jokowi bakal ok punya.

Gimana rasanya punya bos baru langsung sepuluh orang yha…

Waiiiiit, we know what you think. It’s Friday. Where’s my dataviz Friday?

Tenang gengs, Dataviz-nya ada kok, but as we are trying different variations on our email format, today we decided to put our dataviz elsewhere…. nope, kidding. It’s here. 

Dalam Dataviz hari ini, kita bahas soal something for the future. Something that will get you excited and make you plan ahead. Click away. 

For when El Clasico turns into El Clash-ico…

A man takes photos of fires that burn toward the end of a Catalan pro-independence protest outside the Camp Nou stadium in…

Sumber gambar: VOA

In Barcelona.

Jadi Hari Rabu kemarin, kamu pasti ngeh bahwa jagat sepak bola lagi rame gara-gara ada pertandingan El Clasico di La Liga Spanyol antara Real Madrid dan FC Barcelona. Nah, pertandingan yang bikin co-workers kamu nyampe kantor telat (karena ditayangkan jam dua pagi) itu ternyataaa diwarnai oleh kerusuhan. Jeng jengggg….

Before we get there, I am not really following football…

We’ll Catch You Up! very briefly. Jadi El Clasico ini bisa dibilang pertandingan sepak bola yang paling ditunggu-tunggu karena the extent of rivalry yang bergengsi banget antara keduanya. Yah, di sini mirip-mirip sama Persib vs Persija lah. Saking bergengsinya pertandingan El Clasico ini, pada pertandingan kemarin, tercatat ada 650 juta orang di seluruh dunia yang nonton dari layar kaca dan at least 100 ribu orang yang nonton langsung di stadion Camp Nou, Barcelona.

Ok. I got the idea.

Nah, tapi kamu juga perlu tau bahwa persaingan antara Real Madrid dan FC Barcelona ini nggak cuma terjadi di dalam lapangan, tapi juga di luar lapangan.

R U talking ’bout politics?

Smart cookie. Jadi Real Madrid yang merupakan klub sepak bola asal ibu kota Spanyol dianggap sebagai perwakilan pemerintahan Spanyol, sedangkan Barcelona adalah klub sepakbola dari wilayah Catalonia, yang pengen merdeka dari Spanyol…

Meet: Catalan independence movement. 

Jadi ini sih yang mau kita bahas. Adalah Catalonia, wilayah tajir di Spanyol yang beribukota di Barcelona yang sepanjang sejarah pengen banget merdeka dari Spanyol. Alasannya banyak, some of which, adalah karena sepanjang perang sipil yang terjadi di tahun 1930-1970an, wilayah ini jadi korban diskriminasi oleh pemerintahan Spanyol. Di periode itu, unsur-unsur kebudayaan Catalonia kayak bahasa, tradisi, sampe karya buatan seniman Catalonia diberangus abis….

Go on…

Nah, sampe sekarang, keinginan Catalonia untuk merdeka masih menggebu-gebu ni gengs. Puncaknya adalah pada tahun 2017 lalu, Catalonia menggelar referendum kemerdekaan dari Spanyol yang hasilnya adalah 92,1 persen warga Catalonia memilih untuk merdeka. Menanggapi hal ini, pemerintahan Spanyol di Madrid bilang bahwa referendum ini ilegal dan mereka langsung mengadili sembilan orang tokoh pro-kemerdekaan Catalonia dengan dugaan pemberontakan.

I almost fell back to sleep.

Stay. This is where things get more interesting: Nah, di bulan Oktober kemarin, para tokoh ini dijatuhkan hukuman penjara antara 9 sampe 13 tahun oleh pengadilan di Madrid. Yaudah terus warga Catalonia nggak suka dengan keputusan ini dan mereka mulai turun ke jalan-jalan buat protes. Termasuk pas el Clasico ini.

Back to it. How bad was the Clash-ico?

Pretty bad. Seenggaknya ada lima ribu orang yang berkumpul di sekitar stadion dan menutup akses lalu lintas. Dalam bentrokan ini, para demonstran juga melempari polisi dengan batu dan botol minuman, yang dibalas dengan penggunaan senjata tumpul oleh polisi. Seenggaknya ada empat tempat sampah yang dibakar para demonstran sehingga bikin Camp Nou jadi agak-agak bau asep gitu deh.

Tapi main bolanya aman?

Aman. Hasilnya 0-0.

What’s causing more effects than your Instagram filters…

Presiden AS Donald Trump (AP PHOTO)

Sumber Gambar: Liputan6

Trump impeachment, aka pemakzulan Trump.

Yep, meskipun drama-drama pemakzulannya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat udah lewat, tapi efeknya langsung terasa ke seluruh dunia. Kemarin, Menkeu Bu Sri Mulyani bilang bahwa pemakzulan Trump ini makin menambah ketidakpastian ekonomi global yang tahun ini sebenarnya lagi lemah. Menurut Bu Ani, karena politik AS lagi gajelas banget, maka para pelaku usaha bakal nahan-nahan dalam mengembangkan bisnisnya, dan hal ini bisa bikin ekonomi makin nggak tumbuh. Meski begitu, Bu Ani bilang bahwa pemakzulan Trump ini belum mempengaruhi ekonomi Indonesia kok, walaupun perkembangannya bakal dipantau terus.

“Pembuatan hukum di kita ini sering kacau balau. Ada hukum yang dibeli, pasal-pasalnya dibuat karena pesanan, itu ada,”

Kata Menko Polhukam Prof Mahfud MD kemarin, saat ngomentarin soal prosesi pembuatan aturan hukum di Indonesia yang menurutnya masih sarat kepentingan. Prof Mahfud bilang, masih ada aturan di Indonesia yang dibuat bukan karena kepentingan nasional, tapi karena pesanan orang-orang tertentu.

Ini kita lagi ngomongin pembuat aturan atau orderan go-food kamu si…

Editorial note:

Hello hello Catchers! First of all, thank you very much for reading this far. We want you to know that we appreciate your support. We also feel very honored that you decided to wake up with us every morning. Nothing makes us happier than that.

However, we would also like to inform you that we will not send out emails during the weekends,- which is tomorrow and Sunday. It is our editorial decision to give you a space to enjoy your screen time off,- to recharge, have a brunch, go to CFD, and to simply enjoy your weekend, away from your emails.

We will see you again on Monday with things to Catch Up! over the weekend. Have a great day!