Last Christmas, I gave you my heart…

209

It’s Thursday and you are thiiiiiiis close to weekend. Just as close as President Trump to impeachment.

RT: Donald Trump, pensive 190924

Sumber: CNBC

What?

Yep, jadi semalam, DPR-nya Amerika Serikat baru aja menggelar voting untuk memakzulkan aka memberhentikan Presiden Trump dari jabatannya sebagai presiden.

Tell me everything.

Sure. Jadi semua ini berawal dari percakapan telepon yang dilakukan sama Trump dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy sekitar bulan Juli lalu. Inti dari percakapan itu adalah Trump mendesak Zelenskiy untuk melakukan investigasi atas dugaan korupsi yang dilakukan sama anaknya Mantan Wapres AS jaman Obama dulu, Joe Biden. Nama anaknya ini Hunter Biden. FYI, Joe Biden ini merupakan calon kompetitor kuatnya Trump di Pemilu AS tahun depan. Jadi banyak yang menduga, info yang Trump cari soal anaknya Joe ini adalah untuk dia pake sebagai isu di pemilu nanti.

Ok terus…

Nah si Hunter ini masuk ke dalam jajaran pimpinan perusahaan gas alam terbesar punya Ukraina, namanya Burisma. Dalam percakapan teleponnya itu, Trump minta Zalenskiy menginvestigasi soal dugaan korupsi Hunter di Burisma, atau kalo enggak…

Kalo enggak?

Seminggu sebelum panggilan telepon ini, Trump secara langsung memerintahkan jajarannya untuk nahan dulu transferan dana bantuan militer untuk Ukraina sebesar US$400 juta yang uda di-acc kongres. Hal ini kemudian bikin banyak pihak menyebut Trump melakukan praktek “quid pro quo”, aka “lo kasih gue dulu infonya, baru ni duit gue transfer…”

I see. So what happened next?

Nah, info soal panggilan telepon ini kemudian bocor ke publik dan DPR kemudian membentuk tim investigasi untuk meyelidiki lebih lanjut terkait panggilan telepon ini. Hasilnya, tim investigasi menyimpulkan bahwa emang iya Trump melakukan abuse of power dan menggunakan pengaruhnya sebagai presiden untuk keuntungan pribadi. Trump juga disebut mengkhianati rakyat dan negaranya. Nah, dari sinilah bermunculan suara-suara pemakzulan…

Does Trump have a say on this?

Of course. Sampe saat ini, Trump bilang bahwa dia nggak bersalah dan panggilan teleponnya itu dilakukan untuk ngasih selamat aja buat Zelenskiy yang baru menang pemilu. Beberapa jam lalu, Trump juga baru nge-Twit“Can you believe that I will be impeached today by the Radical Left, Do Nothing Democrats, AND I DID NOTHING WRONG! A terrible Thing. Read the Transcripts. This should never happen to another President again. Say a PRAYER!”

Welp. That’s a lot of exclamations. So how’s the impeachment so far?

Masih lanjut gengs. Jadi sampe email ini ditulis, para anggota DPR Amerika Serikat lagi berdebat soal kemungkinan impeachment dan argumen-argumen yang mereka punya. Later on, mereka bakal vote untuk menentukan apakah Trump bakal jadi di-impeach apa nggak.

If you’re into US politics (like us!) follow the live update of the impeachment vote here. Tension, tension.

For when you’ve been ordering your skincare online from South Korea…

Sumber gambar: RMOL

Get ready, karena pemerintah lagi menimbang-nimbang untuk naikin bea masuk untuk barang-barang yang kamu beli dari luar negeri via e-commerce

HAH gimana?

Jadi kemarin, Menkeu Bu Sri Mulyani bilang bahwa pemerintah lagi mau mengkaji kembali aturan soal barang-barang asal luar negeri yang dibeli via e-commerce. Hal ini karena dengan aturan yang ada sekarang, pasar di Indonesia jadi dibanjiri sama barang-barang impor murah yang berasal dari luar negeri.

Emang aturan yang sekarang itu kayak gimana?

Aturan yang lagi berlaku saat ini mengatur bahwa kalo kamu belanja online di bawah US$75 atau Rp.1,05 juta per orang per hari, maka barang yang kamu beli nggak kena pajak bea masuk. Nah, rencananya Bu Ani, batasan ini bakal diturunkan, tapi belum tau jadi berapa.

Alasannya apa?

Karena kata Bu Ani, di e-commerce saat ini banyak ditemukan barang-barang dengan harga di bawah US$ 75 yang dikirim langsung dari luar negeri. Hal ni tentunya bakal mengancam produk lokal yang juga berjualan melalui online. Belum lagi, transaksi e-commerce di indonesia kan meningkat terus nih, jadi nggak adil aja bagi pedagang dalam negeri dan UMKM kalo masuknya barang dari luar negeri ini nggak dibatasi.

I see. Anything else I need to know?

Kata pihak bea cukai, aturan baru mengenai ambang batas bea masuk ini bakal diumumkan tahun depan di bulan Januari. Jadi ditunggu aja yha.

For when you’ve been listening to “Last Christmas” on repeat…

Kelompok paduan suara lagu natal atau Christmas Carol tampil di jalur pedestrian kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu, 18 Desember 2019. Foto: Antara/Galih Pradipta

Sumber gambar: Medcom

Excited about Christmas? Us too.

And so is Pemprov DKI Jakarta. Sejak beberapa waktu terakhir ini, Pemprov DKI uda mulai ngedekor berbagai sudut di ibu kota dengan pernak-pernik khas natal. Tahun ini, pihak Pemprov juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menggelar Christmas Carol

Christmas Carol apaan si?

Kayak penampilan musik atau paduan suara bertema Natal gitu. Penampilannya bakal dilakukan di trotoar-trotoar sepanjang Sudirman-Thamrin dan di deket stasiun MRT. Adapun kelompok yang bakal tampil nggak cuma bakal datang dari Jakarta, tapi juga dari Tangerang dan Bandung.

It’s beginning to look a lot like Christmas…

It is. Hal ini adalah karena menurut Pemprov, pihaknya pengen bikin perayaan natal yang meriah kayak di Eropa gitu, sekaligus menyongsong Jakarta sebagai kota global.

Tujuannya biar apa?

Karena pesan yang pengen disampaikan adalah bahwa Jakarta ini milik semua, jadi Pemprov DKI juga pengen menciptakan kebersamaan dan persaudaraan di Jakarta. Pihak pemprov juga menyebut bahwa sebelumnya, mereka juga mendukung event-event keagamaan lain, dan hal ini dilakukan untuk menandakan Jakarta memang kota untuk semua.

Where can I see the Christmas Carol?

Jadi Christmas Carol ini bakal digelar sejak 18 sampe 20 Desember mendatang dari jam 5 sampe jam 7 sore. Bakal ada 11 titik Christmas Carol yaitu di depan Hotel Grand Hyatt, Terowongan Kendal, Taman Dukuh Atas, depan Sampoerna, depan FX Senayan, depan Mayapada (mulai Jumat), depan Panin (mulai Jumat), Stasiun MRT Bundaran HI, Stasiun MRT Istora, Stasiun MRT Blok M, dan Stasiun MRT Cipete Raya.

Brb, mo check sound dulu.

What’s saying “we’re out of business”?

Sumber Gambar: Keuken

GoLife.

Layanan yang merupakan fitur dari aplikasi Gojek itu kemarin mengumumkan bahwa mereka bakal menutup beberapa jasa yang mereka sediakan. Adapun jasa layanan yang bakal ditutup adalah GoGlam, GoFix, GoAuto, GoDaily, GoLaundry dan Service Marketplace. Rencananya, keenam layanan ini bakal selesai beroperasi pada Januari 2020, terus para mitranya juga udah ditawarin untuk gabung ke layanan Gojek yang lain.
Dengan ditiadakannya enam layanan tadi, maka layanan GoLife yang tersisa tinggal GoClean dan GoMassage. Kata Gojek, alasan penutupan ini adalah karena dari semua servis yang ditawarin GoLife, 90 persen kontribusi yang didapatkan Gojek emang datangnya cuma dari dua layanan tadi aja.

Looking at you, kaum rebahan yang males beres-beres rumah dan hobi pijet pas weekend 😛

“I attribute some of this to my Hawaiian/Indonesian vibes,”

Kata Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pas ditanya “kok bisa dia nggak stress pas pertama kali jadi Presiden AS?” Padahal waktu itu, Amerika Serikat baru aja kehilangan total 8 juta lapangan kerja, belum lagi mereka juga lagi terlibat perang Afghanistan, Irak, konflik Suriah, hingga kemunculan ISIS. Ya jawabannya thanks to Indonesian vibes where dia pernah tinggal selama empat tahun.

Jangan-jangan status wa-nya Mister Obama “Santuy kayak di pantuy”…