I promise that nobody’s gonna love you like me-e-e…

137

It’s Wednesday and if you’ve been wondering why you’ve heard Bolivia a lot and it’s not even football season yet…

[divider line_type=”Full Width Line” line_thickness=”2″ divider_color=”extra-color-3″ animate=”yes” custom_height=”1″]

Sumber gambar: CNN Indonesia

It’s because of the political unrest.

Saat ini, Bolivia lagi nggak punya presiden.

HAH. Kok bisa?

Jadi awalnya gini, Oktober lalu, Bolivia menggelar pemilu untuk memilih anggota legislatif dan presiden serta wakil presidennya. Beberapa jam setelah pemungutan suara selesai, penghitungan suara dilakukan dan hasilnya menunjukkan bahwa presiden incumben Evo Morales menang tipis dari lawannya, Carlos Mesa. Ga lama kemudian, KPU-nya Bolivia kemudian menghentikan proses penghitungan suara tanpa penjelasan selama hampir 24 jam dan come out dengan election results yang menunjukkan bahwa suaranya Morales uda menang jauh dari Mesa.

OMG Ok.

Menyusul kejadian ini, kelompok oposisi dan pemantau pemilu internasional curiga donk, dengan hasil pemilunya. Hal ini kemudian menyebabkan demo dan aksi protes besar-besaran yang dilakukan oleh warga Bolivia untuk memprotes hasil pemilu.

Terus…

Nah, Hari Minggu kemarin, kelompok pemantau pemilu dari persatuan negara-negara Amerika Latin menerbitkan hasil observasi pemilunya yang bilang bahwa hasil pemilu Bolivia aneh dan menunjukkan adanya “manipulasi yang jelas banget” yang dilakukan oleh para otoritas petugas pemilu. Menyusul laporan ini, Evo bilang bahwa dia bakal mengganti para petugas pemilu dan menggelar pemilu ulang…

But it didn’t happen because…

Kelompok militer Bolivia minta Morales untuk resign aja dari posisinya sebagai presiden, which he exactly did. Hari Senin kemarin, Morales cabs ke Meksiko setelah menerima tawaran political asylum dari negara tersebut. Sehari sebelumnya, Morales juga ngumumin ke publik Bolivia bahwa dia resign dari posisinya sebagai presiden yang udah dia jabat sejak 2006.

So where things are standing now?

Saat ini, masih nggak jelas siapa yang bakal menduduki posisi Morales untuk sementara, karena posisi-posisi pemerintahan lain yang bertugas menggantikan posisi presiden (kayak wakil presiden, pimpinan senat dan menteri pertahanan) juga ikutan resign juga bareng Morales.

I shall return…

Kata Morales yang hari Senin lalu ngetwit bahwa dirinya bakal balik ke Bolivia dengan “lebih kuat dan berenergi”. Menurut Morales, tuntutan untuk dirinya mundur ini merupakan gerakan kudeta yang didukung juga sama pimpinan negara-negara Amerika Latin lainnya kayak presiden Venezuela Nicolas Maduro, Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel Bermúdez, dan presiden Argentina yang baru aja terpilih, Alberto Fernández.

Why?

Karena bisa dibilang, Morales adalah last man standing-nya pemimpin-pemimpin di Amerika Latin yang berideologi kiri yang pada periodenya dikenal dengan istilah The Pink Tide. Sedangkan saat ini, negara-negara di Amerika Latin kayak Brasil dan Chile uda mulai dipimpin sama presiden yang leaning towards center-right.

[divider line_type=”Full Width Line” line_thickness=”2″ divider_color=”extra-color-3″ animate=”yes” custom_height=”1″]

Is there something disturbing that’s been bothering people in Medan recently?

Sumber gambar: Sumut Cyber

Yes.

Jadi sejak awal bulan ini, ribuan babi di Sumatera Utara banyak yang mati karena terjangkit virus kolera babi. Adapun virus ini uda menyebar ke sekitar 11 kabupaten di Sumatera Utara dan menyebabkan kematian sekitar hampir lima ribu babi dari total 1,2 juta populasi babi di Sumatera Utara.

Whoa.

Nah, being typical Indonesian as usual yang hobi buang sampah kasur sampe sofa ke sungai, para peternak yang babinya mati juga kemudian membuang bangkai babi-babinya gitu aja ke sungai. Hal ini kemudian membuat warga sekitar aliran sungai jadi terganggu dengan bau busuk dan ancaman kesehatan yang muncul dari bangkai babi tersebut. Selain bau busuk, warga juga uda mulai ga berani makan ikan yang dihasilkan dari sungai di sekitarnya.

How is the local government holding up?

Menanggapi kejadian ini, polisi di Medan uda bilang bahwa pelaku pembuangan babi ke sungai ini terancam dipenjara selama sepuluh tahun karena melakukan pencemaran lingkungan. Selain mencari pelaku, polisi juga bilang bahwa mereka terus kordinasi sama pemerintah setempat biar virus ini ga nyebar ke manusia.

Should I be worried about this disease?

Enggak sih, karena katanya, kolera babi ini cuma menyebar di antara babi aja dan nggak akan menginfeksi manusia. Meski begitu, sejauh ini belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini, dan pemerintah juga minta ke para peternak bahwa kalo babinya udah mati, ya dikubur atau dibakar aja, jangan dibuang ke sungai. Hal ini karena justru kalo dibuang ke sungai, bangkainya bakal mengkontaminasi air sungai dan berpotensi menyebabkan diare pada warga.

[divider line_type=”Full Width Line” line_thickness=”2″ divider_color=”extra-color-3″ animate=”yes” custom_height=”1″]

For when you are an ASN and you don’t have time to Catch Up! with the latest updates…

Sumber gambar: riausky

Yes, I am an ASN. Any updates I may have missed?

May or may not. Jadi kemarin, 11 Kementerian dan Lembaga Negara kompakan meluncurkan portal aduanasn.id. Menurut Menkominfo Bang Johnny G Plate, portal ini dibuat biar warga bisa ngaduin para ASN (Aparatur Sipil Negara) yang diduga bersikap menyimpang.

Menyimpang gimana maksudnya?

Salah satu yang di-highlight sih kalo masyarakat menemukan ASN yang berpaham radikal, separatis, fundamentalis, dan berpotensi teror. Bang Johnny bilang, portal ini emang dibuat sebagai upaya pemerintah untuk menjaga ideologi negara di lingkungan ASN.

I know someone yang suka mark up anggaran. Bisa diaduin di portalnya nggak?

Nggak sih. Jadi ada 11 tindakan yang bisa diadukan di portal ini, tapi semuanya adalah yang berhubungan sama ideologi negara, kayak pelaporan untuk penyebaran kalimat-kalimat yang anti-Pancasila, anti UUD, anti Bhinneka Tunggal Ika, sampe kalimat-kalimat yang mengandung kebencian atas satu ras, golongan, suku atau agama tertentu. Gak cuma masyarakat yang bisa ngaduin ASN, namun sesama ASN juga bisa ngaduin penemuannya di portal ini…

I have a mixed feeling about this…

Well, kata Bang Johnny, peluncuran portal ini bukan buat membungkam pengkritik pemerintah, kok. Menurut beliau, kalo ASN mau mengkritisi pemerintah ya bole aja, asal bukan fitnah.

Tell me more about the signatories…

Jadi dalam acara peluncurannya, para lembaga negara yang ikut tanda tangan adalah KemenPAN RB, Kemenko Polhukam, Kemendagri, Kemenag, Kemenkominfo, Kemendikbud, Kemenkumham, BIN, BNPT, BPIP, dan BKN. Selain itu, penandatanganan ini juga langsung disaksikan oleh KPK dan KASN.

[divider line_type=”Full Width Line” line_thickness=”2″ divider_color=”extra-color-3″ animate=”yes” custom_height=”1″]

Which company made soooo much money during yesterday’s 11:11?

Sumber gambar: bigcommerce

Alibaba.

Perusahaan belanja online asal China itu meraih untung banyak banget pas Single’s Day 11:11, yaitu mencapai US$38,4 juta atau setara Rp540 triliun. Dengan angka ini, Alibaba berhasil mencetak rekor penjualan baru di mana pihaknya berhasil melakukan penjualan selama 24 jam yang jumlahnya jauh lebih banyak daripada penjualan yang dilakukan Amazon sepanjang tiga bulan terakhir ini. Gokil yha.

Jadi emang gengs, Alibaba ini nggak main-main dalam menyambut 11:11. Promosi besar-besaran dilakukan atas seenggaknya 200ribu barang, dan salah satu barang yang paling banyak diorder adalah IPhone 11 dengan jumlah angka transaksi mencapai US$ 14 juta. FYI, untuk meramaikan event ini, Alibaba juga sampe mendatangkan Taylor Swift untuk perform pada malam gala Single’s Day di Shanghai. Me-e-eeee

[divider line_type=”Full Width Line” line_thickness=”2″ divider_color=”extra-color-3″ animate=”yes” custom_height=”1″]

“Selamat Hari Ayah Nasional untuk para ayah. Bagi saya Pak @SBYudhoyono bukan sekadar seorang ayah, tapi juga mentor, role model dan juga sumber inspirasi,”

Demikian isi Twit Mas Agus Harimurti Yudhoyono untuk pepo SBY dalam rangka perayaan Hari Ayah Nasional yang berlangsung kemarin. Twit ini kemudian dibalas sama Pak SBY yang berbunyi “Agus, terima kasih. Yang saya nasehatkan kepadamu dan juga adikmu. ‘Jadilah ksatria yang tangguh”. Kita semua prajurit, pantang menyerah,” balas pepo yang ditutup dengan signature khasnya tiap abis ngetwit sendiri, *SBY*.

Kudos to Mas Agus and any of you who would openly bales-balesan Twit sama papamu without feeling awkward. No awkward at all. Nope.