Akses Internet Papua, RUU Ekstradisi, Pencari Suaka, Paus Fransiskus

59

Congrats on making it to the midweek! Guess who can finally find us in their inbox starting today (or) tomorrow?


 

Gambar: merdeka.com

Papua.
Kemarin, Menteri Kominfo Pak Rudiantara bilang bahwa pemerintah bakal mulai buka akses internet di Papua secara bertahap sejak hari ini. Menurut beliau, pihaknya juga lagi terus berkordinasi sama aparat keamanan dan intelijen untuk menilai daerah mana aja yang udah relatif aman untuk dibuka akses internetnya.

Hmmmm…
Selain kata Pak Kemenkominfo, Pak Menkopolhukam Wiranto juga bilang kalo situasi udah kondusif di Papua, maka akses internet di daerah tersebut bakal mulai kembali normal pada 5 September besok. Beliau juga menambahkan bahwa saat ini, suasana di Papua uda berangsur-angsur membaik dengan penyebaran hoax yang juga uda jauh berkurang.

Catch Me Up! on internet di Papua…
Sejak 23 Agustus lalu, pemerintah ngeblok akses internet di Papua dan Papua Barat dengan alasan untuk mencegah beredarnya berita hoax sekaligus mempercepat pemulihan situasi keamanan dan ketertiban pasca terjadinya aksi massa. Terkait kebijakan pemerintah ini, banyak pihak yang protes dengan alasan pembatasan internet melanggar hak warga Papua untuk mengakses informasi. Di sisi lain menurut pemerintah, pemblokiran ini justru perlu untuk menjaga keamanan nasional.

Sounds very familiar…


What’s been going on for 13 weeks and is not slowing down?

Gambar: CNN

Hong Kong.
Hari Senin kemarin adalah hari pertama anak-anak di Hong Kong balik lagi ke sekolah dan ke kampus setelah liburan musim panas. Namun ternyata, mayoritas dari anak-anak dan mahasiswa ini memilih untuk nggak masuk kelas dan menggelar aksi demonstrasi instead.

What a way to starts the new school season… 
Agree. Para pelajar ini memutuskan untuk turun ke jalan dengan pake masker dan seragam, dan berencana untuk menggelar aksi protes sekali seminggu sampe tuntutan mereka terpenuhi. Kemungkinannya, bakal ada 200 sekolah yang berpartisipasi dalam aksi ini.

Why? 
The extradiction bill, hello? Aksi demonstrasi ini merupakan aksi lanjutan yang menuntut pemerintah Hong Kong untuk menarik rencana pembahasan RUU Ekstradisi yang kontroversial banget, di mana kalo berlaku, maka undang-undang ini bakal membolehkan kriminal dari China yang kabur ke Hong Kong untuk diekstradisi kembali ke China, dan begitu juga sebaliknya. Undang-undang ini dinilai oleh para aktivis prodemokrasi Hong Kong bakal disalahgunakan untuk menangkap para aktivis China yang tinggal di Hong Kong, sekaligus memperkuat kontrol China atas wilayah otonomi itu.

Anymore update from the Gov’t? 
Kemarin, beredar rekaman pidato tertutup yang disampaikan sama pemimpin Hong Kong Carrie Lam di hadapan para pengusaha. Isinya, Lam bilang bahwa dia sedih banget ngeliat kondisi Hong Kong sekarang, dan bilang kalo dirinya lagi mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Menanggapi beredarnya rekaman ini, Lam kemudian bilang kalo dia ga pernah mengajukan pengunduran diri, dan belum mikir ke sana. Meski begitu, Lam juga nggak menyangkal soal keaslian rekaman tersebut.

Aaaaaalso very familiar. Lol.


Thing that’s hitting the deadline…

Gambar: poskotanews

Para pencari suaka yang mengungsi di Kalideres, Jakarta. 
Mulai Sabtu kemarin, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta uda resmi menghentikan bantuan buat para pencari suaka yang tinggal di Kalideres, Jakarta Barat. Menurut pihak pemprov, saat ini masih ada sekitar 300 orang pencari suaka asal Afghanistan, Sudan dan Somalia yang masih tinggal di penampungan sementara tersebut.

Bantuan apasi yang dimaksud?
Macem-macem, kayak listrik, air dan makanan. Namun sejak Pemprov DKI uda nggak ngasih bantuan makanan lagi, kini giliran UNHCR yang menyediakan makanan buat para pencari suaka ini.

So what’s the next step?
Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Baswedan sih bilang kalo pihaknya lagi kordinasi sama pemerintah pusat terkait isu pencari suaka ini. Menurutnya, pemerintah pusat juga lagi berupaya nyari solusi tempat baru dan emang urusan pencari suaka ini adalah wewenang pemerintah pusat.


Who’s having an “unexpected event” other than you when bumping into your ex at the coffee shop?

Gambar: kumparan

Paus Fransiskus.
Hari Minggu kemarin, nggak kayak biasanya, Pemimpin Tahta Suci Vatikan ini telat dalam memimpin kegiatan ibadah mingguan yang digelar di Basilika Santo Petrus. Keterlambatan ini tentunya bikin para jemaahnya khawatir, karena ini adalah pertama kalinya Paus Fransiskus telat dalam memimpin ibadah. Setelah akhirnya muncul di hadapan para jemaaahnya, Paus Fransiskus kemudian menjelaskan bahwa dirinya mengalami “unexpected event”, yaitu terjebak di lift selama 25 menit gara-gara aliran listrik yang terputus. Paus Fransiskus kemudian bilang bahwa dirinya diselamatkan oleh petugas kebakaran.

Pada kesempatan yang sama, beliau kemudian ngumumin bahwa pihaknya akan mengangkat 13 orang kardinal baru, salah satunya adalah Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo. Salah satu tugas utama kardinal yang merupakan pejabat senior di lingkungan Gereja Katholik ini adalah untuk memilih paus baru jika paus lama meninggal atau mengundurkan diri.