Status Ekonomi Kashmir, Pemadaman Listrik, Ekonomi Indonesia Melemah, Mbah Moen

65

It’s Wednesday and things are heating up around the world. Have you heard from Kashmir?


 

Gambar: washingtonpost.com
No, what about it?
Hari Senin kemarin, pemeritah India secara resmi menghapus status otonomi khusus untuk Kashmir. Status ini sebelumnya memberikan Kashmir kebebasan untuk punya aturan sendiri (think of: undang-undang, bendera, sampe status kewarganegaraan) yang beda dengan wilayah lain di India.Some background would be helpful.
Kashmir adalah suatu daerah di pegunungan Himalaya yang terletak di perbatasan antara India dan Pakistan dan diklaim oleh kedua negara sebagai wilayahnya. The history can be tracked back to 1947, di mana India yang dijajah Inggris kemudian terbagi jadi dua: India yang mayoritas Hindu, dan Pakistan yang mayoritas Muslim.

Go on.
Nah, karena ada di tengah-tengah, sebenernya Kashmir sih pengennya merdeka aja sebagai negara sendiri, tapi ga lama setelah kemerdekaan, Pakistan menginvasi wilayah itu, yang bikin Kashmir kemudian mencari perlindungan dari India. Kashmir kemudian setuju untuk jadi bagian dari negaranya Shahrukh Khan itu, asal punya otonomi sendiri, yang tertuang dalam aturan nomor 370. Nah, UU 370 inilah yang baru aja dibatalkan oleh India.

Kenapa?
Kebijakan untuk menghapus status otonominya Kashmir ini merupakan janji kampanye partai pemerintah yang baru aja menang pemilu, namanya BJP. Dalam keterangannya, BJP bilang kalo penghapusan status ini bertujuan untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah itu.

Terus kalo ga punya status otonomi…

Kashmir ga bakal punya peraturan khusus lagi, dan diwajibkan untuk nurut sama peraturan yang ada di India. Di sisi lain, warga Kashmir juga otomatis harus tunduk sama peraturan India, kayak warganya yang lain. Dalam hal ini, Kashmir adalah satu-satunya wilayah di India yang bermayoritas muslim.

I can tell Pakistan is unhappy with this move.
Very.
Pakistan bilang, bahwa langkah India ini telah melanggar hukum internasional dan merupakan keputusan yang ilegal.Things people anticipating.
Untuk menghindari terjadinya kerusuhan atas kebijakan ini, pihak India udah siap-siap dengan menurunkan tentara tambahan di wilayah Kashmir, menutup sekolah dan kampus, matiin sinyal internet sampe menahan para pemimpin politik Kashmir di rumahnya.

Intense, intense.


Who won’t be able to afford fancy Avocado toast next month?

Gambar: akurat.co
Karyawan PLN.
Menejemen perusahaan listrik punya negara itu memutuskan untuk memotong gaji karyawannya buat bayar kompensasi terkait pemadaman listrik yang terjadi weekend kemarin.Whyyyyyy?

Karena PLN harus ngasih kompensasi ke pelanggannya yang rugi gara-gara mati lampu kemarin dengan total mencapai Rp 839 miliar. Nah, untuk bayar kompensasi ini, PLN bakal ngambil duitnya dari anggaran pendapatan pegawai. PLN bilang, sebagai perusahaan plat merah, mereka ngegaji karyawan berdasarkan performence. Jadi kalo emang kerjanya ga OK ya bakal dipotong gaji.

When can I get the money?
PLN sih bilang kompensasinya bakal mulai dibagiin antara bulan Agustus sampe September. Kompensasi bakal diberikan sesuai dengan itung-itungan dari Kementerian ESDM.


What’s weaker than your heart when accidentally bumped into your ex?

Gambar: kabar24

Ekonomi Indonesia.
Hari Senin kemarin, Menteri Bappenas Pak Bambang Brodjonegoro menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal kedua tahun 2019 ini melemah dan ga sesuai target.

Maybe some more background will help.
Jadi awalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditarget nyampe angka 5,3% namun realisasinya, udah dua kuartal pertama tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia ga nyampe ke angka itu. Di kuartal pertama, pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di angka 5,07% dan di kuartal kedua ini menurun jadi  5,05%.

Y tho.
Alasannya sih ada banyak, salah satunya adalah urusan administrasi di Indonesia yang kalah cepet sama negara tetangga kayak Singapura, Vietnam dan Thailand. Di Indonesia, mau ngirim barang ke luar negeri (aka ekspor) bisa memakan waktu 4,5 hari, kalah cepet sama Singapura yang cuma butuh waktu setengah hari, dan Vietnam dan Thailand yang cuma dua hari.

That can’t be the only reason. 
Smart cookie. Selain urusan administrasi di Indonesia yang lama, gelaran pilpres 2019 kemarin juga bikin investasi yang mau masuk ke Indonesia jadi tertahan. Belum lagi perang dagang antara AS dan Tiongkok, serta melambatnya ekonomi global in general.

Should I be worry?
Menurut Pak Bambang sih, kondisi ekonomi saat ini harus dipandang sebagai early warning dan pemerintah harus udah mulai kerja ekstra untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.


Yesterday, we were saying goodbye to…

Gambar: CNN Indonesia

Mbah Moen.
Mbah Moen yang nama aslinya adalah Kiai Haji Maimun Zubair merupakan seorang ulama slash politisi yang disegani banget di lingkungan warga muslim di Indonesia, khususnya masyarakat NU aka Nahdlatul Ulama.
Semasa hidupnya, Mbah Moen dikenal sebagai sesepuh di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Saking berkharismanya Mbah Moen di partai berlambang Kakbah itu, fatwa yang dikeluarkan oleh Mbah Moen lebih didengar oleh para kader dibanding peraturan partai. Di luar PPP, Mbah Moen juga dikenal sebagai tokoh NU yang dekat dengan berbagai kalangan.
Mbah Moen menghembuskan nafas terakhirnya di Mekkah saat beliau tengah melaksanakan ibadah haji. Jenazah Mbah Moen kemudian dimakamkan di kompleks pemakaman Al Ma’la, Mekkah, Arab Saudi.