Pertemuan Megawati-Prabowo, Cuitan Ivanka Trump, Mobil Listrik, Festival Lembah Baliem

50

“We are never ever ever getting back together” sings no politician ever. Like, ever.

 

U talking about who?
Megawati dan Prabowo Subianto.

Background.

Sepuluh tahun lalu, kalo kamu masih inget, Bu Mega dan Pak Prabowo sempet maju jadi capres dan cawapres buat menantang Pak SBY yang nyapres untuk kedua kalinya. Mereka kemudian kalah, and they both went separate ways. Bu Mega kemudian lanjut di PDIP dan ngendorse Pak Jokowi untuk jadi capres, sedangkan Pak Prabowo masih penasaran dan dia maju capres lagi. Dua kali.

Fast forward 10 years later…
Setelah lama ada di posisi yang besebrangan, kemarin Bu Mega dan Pak Prabowo ketemuan. Pertemuan ini sih katanya untuk silaturahmi aja, karena emang sejak nyapres bareng, hubungan keduanya nggak pernah renggang. Awalnya dibilang Pak Jokowi bakal ikut pertemuan ini, tapi ternyata gajadi, karena beliau ada kerjaan lain. Pertemuan ini berlangsung di rumahnya Bu Mega di Menteng, Jakarta dan berlangsung selama dua jam.

I see. Terus mereka ngomongin apa aja?
Trust us, we want to know as much as you are. Tapi sejauh ini, nasi goreng lebih banyak dibahas dibanding isu politik maupun kabinet-kabinetan. Bu Mega sempet bilang kalo urusan menteri, itu merupakan haknya presiden, ya walaupun dia bisalah dikit-dikit ngasih saran…

And I should care because…
This meeting speaks a lot. Dalam kondisi kayak sekarang ini, di mana para politisi lagi asik nego-negoan soal kursi menteri, pertemuan Pak Prabowo yang ada di kubu oposisi dan Bu Mega yang ada di kubu pemerintah bisa aja merubah peta politik yang udah ada. Mungkin ga Pak Prabowo dan partai Gerindra nyebrang ke koalisi pemerintah? ya mungkin banget.

Anything else?
Di waktu yang bersamaan, ketua umum Partai Nasdem Pak Surya Paloh yang ada di kubu pemerintah juga ketemuan sama Anies Baswedan yang the last time we check, ada di kubu oposisi. Abis ketemuan, Pak Surya bilang kalo dia bakal dukung Pak Anies di Pilpres 2024.

Who’s moving on faster than your ex? Politics.


Who’s just saying “God d*mn it, auto correct!”

Ivanka Trump.
In case kamu belum tau, Inggris kemaren baru aja punya perdana menteri baru pengganti Theresa May, namanya Boris Johnson. Just like your newly promoted co-worker, Boris kemudian menerima ucapan selamat dari banyak orang, salah satunya dari anaknya Donald Trump, Ivanka Trump. Nah, entah lagi setengah ngantuk atau karena nge-twit sambil catokan, Ivanka kemudian salah ngetik “United Kingdom” jadi “United Kingston”. United Kingdom tuh di Inggris, sedangkan Kingston itu ibukota Jamaica.

Tentu saja kesalahan ini langsung jadi bahan becandaannya para netijen yang budiman. Ga lama kemudian, Ivanka ngapus twit ini dan diganti sama singkatan UK yang baik dan benar, which is: United Kingdom.

So much pressure to the first daughter.


Looking for a new car? Bu Sri Mulyani can relate.


Kemarin, Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani mampir ke acara pameran mobil terbesar di Indonesia, aka GIIAS. Dalam kunjungannya ini, Bu Ani bilang kalo dia pengen beli mobil listrik, tapi ntar aja kalo udah pensiun. Menurutnya, mobil listrik ini OK banget karena selain ramah lingkungan, modelnya juga bagus-bagus.

Words to learn today: mobil listrik.
Akhir-akhir ini, pemerintah lagi gencar-gencarnya menggenjot populasi mobil listrik (yang di-charge pake baterai) di tanah air, karena dinilai lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Menurut Bu Ani, demi mempercepat pertumbuhan industri mobil listrik di Indonesia, minggu ini Pak Jokowi bakal mengeluarkan peraturan soal jenis mobil tersebut.

Selain itu, karena kita masih mendatangkan mobil listrik dari luar negeri, pemerintah bakal ngasih banyak keringanan buat mobil listrik yang mau masuk ke Indonesia, kayak pembebasan atau pengurangan pajak masuk, sampe dikasih bantuan modal untuk bikin tempat nge-charge.

The pros and cons.
Sama kayak adek kamu yang baru pertama kali ngenalin pacar barunya ke keluarga, urusan mobil listrik ini juga ada yang setuju dan gak setuju.
The pros: mobil listrik ini ok banget karena ramah lingungan, hemat energi dan nol emisi.
The cons: Ya pas dipake sih emang ramah lingkungan yha, tapi setelah bertahun-tahun dan harus ganti baterai, limbah baterai itu justru bisa membahayakan lingkungan karena beracun.


For when you decide to hit “pause” next month…


Kamu bisa mempertimbangkan untuk liburan ke Papua dan menikmati Festival Lembah Baliem. Festival tahunan yang udah berjalan selama 30 tahun ini bakal digelar pada 7-11 Agustus bulan depan di Jayawijaya, Papua.
Acara ini diprediksi bakal seru banget, karena para pengunjung bakal diperkenalkan dengan budaya Papua, kayak atraksi perang-perangan, tarian khas Papua, sampai pemecahan rekor noken alias tas khas Papua dengan panjang mencapai 30 meter.
Kalo kamu pengen menikmati pemandangan Jayapura dari ketinggian, pihak panitia juga untuk pertama kalinya tahun ini ngadain fasilitas paralayang, di mana kamu bakal bisa melihat cantiknya Papua dari ketinggian 2.400 Mdpl.

We’re packing. Kthxbye.