Habib Rizieq, Ahok Nyoba MRT, Kasus Baiq Nuril, Humas BNPB Wafat

70

Start your week being informed. From Baiq Nuril to ending the “Bad blood” (The way Taylor Swift and Katy Perry did)


When your friends won’t talk to each other…

Consolidation.

Kira-kira kata ini yang bakal sering kamu denger soal Jokowi dan Prabowo. Yes, setelah masa Pilpres 2019 yang intens banget itu akhirnya selesai, banyak pihak yang bilang kalo Jokowi dan Prabowo harusnya ketemuan dan konsolidasi untuk meredakan ketegangan-ketegangan yang tersisa dari Pilpres. Makin ke sini, pembahasan soal konsolidasi ini makin sering terdengar, tapi Jumat kemarin, it comes with a twist. Read through. 

Jokowi: Sejak ditetapkan sebagai pemenang pilpres, Jokowi udah terang-terangan bilang kalo dia pengen ketemu sama Prabowo. Enggak cuma ngomong langsung depan media, Jokowi juga mengutus orang-orang kepercayaannya kayak Luhut Pandjaitan dan wapres Jusuf Kalla untuk ketemu Prabowo, tapi sampe sekarang, pertemuan itu belum kejadian.

Prabowo: Ga lama abis putusan MK, Prabowo juga sempat ditanya soal kemungkinannya ketemuan sama Jokowi. Jawabannya? “Nanti, bisa diatur”. Well, setelah lumayan lama digantung dan komunikasi intens back and fourth back and fourth (reminder: this is not an unrequited love story) Partai Gerindra minggu lalu kemudian bilang kalo pertemuan bakal terjadi di bulan Juli ini, tapi belum tentu konsolidasi ya..

I’ve been looking forward to hear about the twist.
Jadi Jumat minggu lalu, mantan jubir kampanyenya Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simandjuntak bilang kalo mau rekonsiliasi, maka momentumnya tepat untuk memulangkan Habib Rizieq ke Indonesia.

Who? 
If you’ve been not following the case (we won’t judge) we’ll catch you up. Habib Rizieq adalah pemimpin dari Front Pembela Islam a.k.a FPI yang sejak 2017 lalu tinggal di Arab Saudi. Dia berangkat ke negaranya King Salman itu dua minggu setelah ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi. Sebenernya kasusnya udah di-stop sama polisi pas 2018 lalu, tapi sampe sekarang Habib Rizieq belum pulang juga.

Terus komentar orang-orang soal wacana ini apa? 
Depends on who you ask. Menurut Gerindra, usulan Dahnil ini bagus banget karena kepulangan Habib Rizieq diyakini bisa membawa kesejukan bangsa, sedangkan menurut timnya Jokowi, urusan rekonsiliasi itu soal negara, bukan individu.


If you haven’t try MRT, you’re not alone.


Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga baru nyobain hari Jumat lalu kok. Dalam percobaan perdananya itu, Ahok ditemenin sama anaknya, Nicholas Sean. Kayak kamu yang juga suka foto-foto pas pertama kali masuk stasiun MRT, Ahok dan Nicholas yang naik dari stasiun MRT ASEAN itu juga gak lupa foto-foto dan bikin Instastory. Ahok menilai, fasilitas MRT ini bagus dan sesuai ekspektasi.

Sekedar info aja, meski baru diresmiin bulan Maret lalu, tapi peletakan batu pertama atas proyek MRT ini di lakukan tahun 2013, pas Ahok masih jadi Wagubnya Jokowi. Don’t @ us.


Sexual harassment at work place is real. Not approved.


Kalo akhir-akhir ini kamu sering denger nama Baiq Nuril muncul di berita, trust us, she deserves your attention.

Why should I? 
Because what happened to her could’ve happened to anyone. Baiq Nuril ini adalah seorang guru honorer di sebuah SMA di Mataram, NTB. Nah, selama jadi guru di sana, Baiq sering dapet telepon dari kepala sekolah yang namanya Muslim. Pak Muslim ini kalo nelepon suka cerita soal pengalamannya begituan sama cewek-cewek, baik istrinya maupun bukan. Lebih jauh, Muslim juga sering ngomong mesum yang melecehkan Baiq. Karena ga nyaman, Baiq kemudian ngerekam percakapan itu dan konten rekaman itu nyampe ke temennya. Rekaman kemudian beredar luas.

Go on. 
Beredarnya rekaman ini kemudian bikin Muslim ngelaporin Baiq ke polisi karena menyebarkan konten elektronik dan dianggap mempermalukan keluarganya. Waktu itu, Pengadilan Negeri Mataram memvonis bebas Baiq. Namun kemudian Jaksa memutuskan untuk menentang keputusan ini dan menggugatnya lagi ke Mahkamah Agung (law school 101: pengadilan negeri levelnya di bawah MA. Jadi keputusan MA bakal membatalkan atau menguatkan keputusan dari pengadilan sebelumnya). Ternyata, putusan MA justru membatalkan putusan sebelumnya.

Maksudnya, Ibu Baiq gajadi bebas? 
Yes, gajadi. MA kemudian menjatuhkan hukuman 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp500 juta kepada Ibu Baiq. Alasannya? Karena menurut MA, Ibu Baiq terbukti menyebarkan informasi elektronik yang melanggar norma kesusilaan.

So what happens next?
Ibu Baiq kemudian ngirim surat ke Jokowi, isinya biar dia dikasih amnesti alias penghapusan hukuman.

Dan kata Jokowi…
Mau ngobrol dulu sama jaksa agung dan menteri-menteri lainnya.

Repeat after us.
if this issue concerns you, You can show your support for Baiq Nuril by signing this petition.


We’re saying goodbye to…


Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana a.k.a BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Pak Sutopo, Humas BNPB yang terkenal dengan akun Twitternya yang selalu aktif ngasih update soal bencana di tanah air telah menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Minggu, di Guangzhou, Tiongkok, jam 2 dini hari waktu setempat. Pak Sutopo ada di Tiongkok untuk menjalani pengobatan atas kanker paru yang udah dia derita sejak Januari tahun lalu.

Semasa hidupnya, Sutopo terkenal sebagai sosok humas yang gercep banget dalam ngasih informasi terkait bencana yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, kondisi bencana rawan memunculkan info hoaks, makanya dibutuhkan kesigapan untuk meluruskannya. Salah satu medium yang dipakai? akun Twitternya yang punya followers mencapai 235ribu. Atas kinerjanya ini, Sutopo banyak menerima penghargaan sebagai tokoh anti hoaks.