Ahmad Dhani Dipenjara, Drama Ma’ruf Amin

58

It’s Wednesday, tell me something that will wake me up…


Ahmad Dhani.

Iya, kenapa Ahmad Dhani?
Kemarin, majelis hakim memutuskan bahwa Dhani bakal dipenjara selama setahun karena terbukti melakukan tindak pidana ujaran kebencian

Wah, gue beneran ga ngikutin deh. Some background, please? 
Sure! Jadi pas rame-ramenya Pilpres kemarin, Dhani ke Surabaya untuk kampanye acara #2019gantipresiden. Tapi acara kampanyenya dibubarin sama polisi, dan Dhani sendiri ga bisa keluar dari hotel untuk menghadiri acara itu karena dia di demo massa. Nah, seperti manusia zaman sekarang pada umumnya yang suka marah-marah di socmed, Dhani juga ga ketinggalan dong. Dia kemudian bikin video di Instagram yang bilang kalau pendemonya itu idiot. Kata idiot inilah yang akhirnya disebut sebagai ujaran kebencian..

Sebentar, kita ngomongin Ahmad Dhani yang musisi itu kan? Kok jadi bahas politik?
Ya karena sejak 2014, Dhani emang udah banting stir jadi politisi. Dia jadi simpatisannya capres oposisi Prabowo Subianto dan bahkan di pemilu 2019, dia nyaleg buat jadi anggota DPR RI dari Partai Gerindra. Ga kaget.

Terus, dia lolos ke DPR?
Hitung-hitungannya sih enggak. Bukan Dhani aja sih artis yang ga lolos ke DPR. Inget Manohara, incess yang nikah ama raja Malaysia? Nah dia ga lolos juga.

Hm… terus gimana kelanjutan nasibnya Dhani? 
Yang pasti ga lanjut bikin album ya, karena Dhani bakal mengajukan banding, jadi ya, kalo kamu bisa sabar nunggu season terakhirnya GoT, kamu juga pasti bisa nungguin kelanjutan dari kasus ini. Semangat!


Sempet mikir mau punya dua kerjaan sekaligus? Jangan. Nanti kayak Ma’ruf Amin

Uhm.. Not sure I understand…
Meski pilpres udah berakhir, namun dramanya masih belum selesai *tarik nafas bareng-bareng*. Kali ini, calon wakil presiden Ma’ruf Amin dianggap melanggar peraturan karena ternyata sepanjang masa kampanye sampe sekarang, beliau masih jadi pejabat di dua bank yang terafiliasi ke pemerintah, yaitu BNI Syariah dan Mandiri Syariah.

Terus, masalahnya di mana?
Masalahnya adalah dalam peraturan kita, pejabat di kementerian atau badan usaha punya negara a.k.a BUMN, ga boleh ikut jadi peserta pemilu, a.k.a lagi, wapres.

Kok gue baru denger soal masalah ini sekarang?
Karena memang baru dimasalahin sekarang oleh kubunya Prabowo. Masalah ini baru muncul pas kubu Prabowo ngegugat hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi yang menunjukkan suara mereka kalah dari Jokowi.

Terus kelanjutannya gimana? 
Saat ini, kita tinggal nunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi aja sih. Namun menurut kubu Prabowo, kondisi ini bisa bikin pasangan Jokowi-Ma’ruf didiskualifikasi.

Didiskualifikasi???
Yep, you read it right. Dalam gugatannya ke MK, kubu Prabowo-Sandi emang mengajukan permohonan biar pasangan Jokowi-Ma’ruf didiskualifikasi dan pemilunya diulang. *Looooong sigh*